Breaking News:

Berita Kendal

KABAR TERKINI : Peningkatan Jalan Penghubung Boja-Sukorejo Petugas Pangkas Gunung Batu

Perbaikan jalan penghubung Kecamatan Boja dengan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal ditarget selesai Desember mendatang.

Tribun Jateng/ Saiful Masum
Perbaikan jalan penghubung Kecamatan Boja menuju Sukorejo dengan mengepras gunung batu, Kamis (21/10/2021). 

Sesuai target, merapikan gunung batu selesai dalam 2 pekan ke depan. Kemudian dilanjutkan konstruksi jalan mulai akhir Oktober hingga November.

Targetnya bisa selesai dan dilalui kendaraan pada Desember mendatang.

Satu di antara pekerja, Saein mengaku kesulitan saat mengepras gunung batu dengan alat berat. Selain kerasnya batu, kata dia, kendala lain adalah alat berat tidak bisa mejangkau batu dari semua sisi sehingga menghambat proses perbaikan jalan alternatif yang juga sebagai penghubung Kota Semarang-Kendal-Temanggung.

"Tugas saya sebagai operator alat berat menghancurkan batu. Tetapi gak tahu kenapa banyak kendalanya, alat sering rusak, belum lagi kalau hujan jadi hambatan," kata dia.

Seorang warga, Khamidun berharap, pekerjaan jalan segera rampung agar warga tidak perlu lagi menempuh jalan melingkar hingga beberapa kilometer.

"Saat ini mau tak mau lewatnya jalan melingkar sebagai jalur pengalihan selama pekerjaan berlangsung. Ada yang sudah dibeton, tapi kalau hujan licin," tuturnya.

Sebelumnya, Pemkab Kendal mengejar target pembukaan tiga jalur baru penghubung Kendal bawah dan Kendal atas pada akhir 2021. Jalur pertama adalah Kota Kendal-Magangan-Pongangan Kaliwungu Selatan ke arah Singorojo. Kemudian dari arah Kota Kendal-Cepiring-Sojomerto Kecamatan Gemuh ke arah Kalices Kecamatan Patean. Dan jalur ketiga dari arah Sojomerto Gemuh menuju Kalibareng Patean dan Sukorejo.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, pembukaan akses baru penghubung Kendal bawah dan Kendal atas itu ditargetkan tersambung pada akhir 2021, meskipun dalam kondisi belum sempurna terbeton karena keterbatasan anggaran. Dico berharap, minimal akses tersebut bisa dilalui kendaraan dengan aman tanpa ada khawatir terjadi longsor.

"Saya sudah lihat data akses dari Cepiring ke Curug Sewu Patean. Ada beberapa desa yang harusnya bisa memanfaatkan jalur ini bang dampaknya cukup luas bagi ekonomi masyarakat," terangnya saat meninjau jalan, Selasa (21/9).
Menurutnya, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021, Pemkab Kendal sudah mengalokasikan Rp 200 juta untuk melanjutkan perbaikan jalan. Pihaknya juga akan meminta anggaran dari pemerintah provinsi untuk mempercepat progres pekerjaan.

Selain itu, Dico juga sudah menganggarkan khusus pada APBD 2022 agar sisa jalan yang belum dibeton bisa diselesaikan segera mungkin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved