Breaking News:

Berita Kebumen

Masih Keturunan Aroengbinang V, Bupati Kebumen Dapat Gelar Kanjeng Raden Arya dari Keraton Surakarta

Pihak Keraton Surakarta Hadiningrat memberikan gelar kehormatan kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto sebagai Santana Riya Nginggil.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
HUMAS SETDA KEBUMEN
Keraton Surakarta Hadiningrat memberikan gelar kehormatan kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Sebagai Santana Riya Nginggil dengan dengan gelar Kanjeng Raden Arya Arif Sugiyanto Wreksonagoro, Kamis (21/10/2021) 

TRIBUNJATENG. COM, KEBUMEN - Pihak Keraton Surakarta Hadiningrat memberikan gelar kehormatan kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto sebagai Santana Riya Nginggil dengan dengan gelar Kanjeng Raden  Arya Arif Sugiyanto Wreksonagoro. 

Pemberian gelar tersebut berbarengan dengan acara Tetepan Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat (PAKASA) cabang Kebumen dan Launching Grebeg Maulid 1443 H di Pendopo rumah Dinas Bupati Kebumen, kemarin Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Nasib Bripda Arjuna Bagas Polisi Viral Gara-gara Pacar Pamer ke Medsos Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR

Baca juga: Video SUMMIT Granite dan Toko Baja 88 Tanam 500 Bibit Pohon di Waduk Jatibarang

juga: Musim Penghujan Sudah Berlangsung, BMKG Tegal Imbau Masyarakat Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Bupati diangkat jadi Sentono Dalam (keluarga raja) atau keluarga keraton, karena secara silsilah masih memiliki garis keturunan dengan Adipati Kebumen, yakni Aroengbinang V yang merupakan keturunan dari bangsawan Keraton Surakarta.

Pemberian gelar tersebut dihadiri langsung oleh Pangarsa atau Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta,  Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng) bersama suami dan para abdi Kraton Surakarta.

"Alhamdulillah ini merupakan kehormatan meskipun gelar diberikan kepada saya karena masih ada garis keturunan, "katanya, Jumat (22/10/2021) 

Bupati menyambut baik kedatangan keluarga Keraton Surakarta. Kehadiran mereka membawa arti, sejak dulu Kebumen punya hubungan erat dengan Keraton Surakarta atau Mataram Islam. Bahkan, para pendiri Kebumen adalah keturunan dari Keraton Mataram.

"KRT Aroengbinang I atau Kiai Hanggawangsa merupakan Keturunan Keraton Mataram. Jadi Kebumen dengan Surakarta ini sebenarnya punya nilai historis yang tak terpisahkan,"ujar Bupati.

Bahkan, jauh sebelum Aroengbinang IV Bupati Kebumen pertama, kata Bupati, Kebumen juga punya tokoh Ki Bagus Bodronolo,  putra Ki Maduseno (Madusena), yang merupakan cucu dari Penembahan Senopati, pendiri kesultanan Mataram Islam. Ki Bodronolo merupakan Adipati Panjer Pertama atau cikal Bakal Kebumen.

Meski lokasinya cukup jauh dari Keraton Surakarta, kata dia,  Kebumen punya andil besar dalam membantu Mataram Islam. 

Kebumen dulu, menurut Bupati, menjadi basis logistik dan perekrutan tentara Sultan Agung dalam penyerbuan ke Batavia yang dipimpin oleh Ki Bagus Bodronolo. 

Baca juga: Ada 38 Film yang masuk ke Panitia, Festival Film Tegal 2021 Masuki Tahap Penjurian

Baca juga: Menkopolhukam Mahfud MD: Mengkritik Pemerintah Boleh, Represif kepada Pengkritik yang Tak Boleh

Baca juga: Nasib Bripda Arjuna Bagas Polisi Viral Gara-gara Pacar Pamer ke Medsos Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR

Maka sudah sepantasnya, kata dia, hubungan yang baik ini terus dipertahankan. Salah satunya dengan adanya Pakasa ini. Wadah ini menjadi komitmen Bupati untuk tetap peduli dalam pelestarian budaya Jawa. 

Dalam kesempatan itu, Bupati juga melaunching Grebeg Maulid, dan melihat pameran keris dari Keraton.

Ke depan jika Pandemi sudah bisa terkendali, Bupati punya rencana untuk menggiatkan kembali festival budaya di Kebumen yang menampilkan berbagai macam budaya dan karya seni. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved