Breaking News:

Pinjol Ilegal

PENGAKUAN Karyawati Pinjol Ilegal: Saat Korban Login Saja, Sistem Otomatis Memiliki Data-datanya

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek PT Indo Tekno Nusantara (ITN) di Rukan Crown

TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Satu pekerja kantor pinjol ilegal di Kelapa Gading, Jakarta Utara yang diamankan polisi, Senin (18/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, TANGERANG -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek PT Indo Tekno Nusantara (ITN) di Rukan Crown Blok C1-C7, Green Lake City, Tangerang. Kamis (14/10/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, PT ITN merupakan perusahaan yang menaungi 10 aplikasi pinjaman online (pinjol) ilegal.

Saat melakukan penggerebekan, Yusri sempat menanyakan nama aplikasi pinjol olilegal, kepada salah seorang karyawan, yang bertugas sebagai telemarketing dan ikut diamankan.

"Kamu tugasnya apa, menawarkan apa," ujar Yusri kepada karyawan bernama Desi, Kamis (14/10/2021).

Dengan polosnya, perempuan berhijab biru itu menjawab dengan percaya diri.

Ia menjelaskan, pekerjaannya pada perusahaan tersebut sebagai operator yang menawarkan pinjaman melalui telepon.

"Saya tugasnya menawarkan pinjaman dana, kepada masyarakat melalui telepon," kata Desi.

"Saya bekerja disini sebagai telemarketing, tapi hanya melalui via telepon saja," sambungnya.

Desi mengaku, hanya sebatas menawarkan pinjaman kepada pelanggan, yang pernah masuk kedalam aplikasi tersebut.

Menurut Desi, ketika masyarakat telah melakukan login kedalam aplikasi, data pelanggan tersebut akan otomatis didapat perusahaan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved