Breaking News:

Berita Karanganyar

Peringatan Hari Santri Nasional 2021, Pegawai Pemkab Karanganyar Ngantor Pakai Sarung dan Koko

Pegawai Pemkab Karanganyar turut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dengan mengenakan pakaian koko - sarung serta pakaian muslim

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Pegawai berpakaian koko dan sarung saat bekerja di Kantor Disdikbud Karanganyar, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pegawai Pemkab Karanganyar turut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dengan mengenakan pakaian koko dan sarung serta pakaian muslimah, Jumat (22/10/2021).

Melalui surat edaran Sekda Karanganyar nomor 451/4.572.1.2 tertulis dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021, diharapkan karyawan /karyawati yang beragama islam mengenakan pakaian koko dan sarung bagi laki-laki dan pakaian muslimah bagi perempuan. 

Baca juga: Masih Keturunan Aroengbinang V, Bupati Kebumen Dapat Gelar Kanjeng Raden Arya dari Keraton Surakarta

Baca juga: Nasib Bripda Arjuna Bagas Polisi Viral Gara-gara Pacar Pamer ke Medsos Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR

Baca juga: Klasemen MotoGP 2021, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia di Ambang Gelar Juara

Dari pantauan Tribunjateng.com di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Diskominfo Karanganyar, terlihat beberapa pegawai laki-laki mengenakan koko dan sarung. Sedangkan pegawai perempuan mengenakan pakaian muslimah. 

Sekda Karanganyar, Sutarno menyampaikan, kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan oleh pegawai di lingkungan Pemkab Karanganyar. Para pegawai juga memperingati HSN dengan berpakaian koko dan sarung serta pakaian muslimah pada tahun lalu. 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama jajaran Forkopimda juga turut memperingati HSN dengan menggelar upacara bersama para santri di Ponpes Darul Quran Desa Paulan Kecamatan Colomadu. 

Juliyatmono menyampaikan, peringatan HSN memiliki tema berbeda-beda setiap tahunnya. Lanjutnya, santri siaga jiwa raga menjadi tema peringatan HSN tahun ini.

Adapun maksud dari siaga jiwa ialah santri tidak tidak lenggah menjaga kesucian hari dan akhlak dengan berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran islam yang rahmatan lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. 

Baca juga: Memanen Tenaga Angin hingga Hamparan Mangrove, Kontribusi Pertamina Cilacap dalam Proklim 2021

Baca juga: Ada 38 Film yang masuk ke Panitia, Festival Film Tegal 2021 Masuki Tahap Penjurian

Baca juga: Klasemen MotoGP 2021, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia di Ambang Gelar Juara

"Maksud (tema) adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia yang selalu siap siaga menyerahkan jiwa raga membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia," katanya. 

Mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19, Juliyatmono meminta supaya santri serta masyarakat pada umumnya untuk turut berperan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga dapat bangkit dari situasi pandemi Covid-19. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved