Breaking News:

Berita Viral

Pinjol yang Bikin Ibu di Wonogiri Gantung Diri Ditangkap, Terungkap Cara Mereka Meneror Siang Malam

Dijelaskan Helmy, ketujuh tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda-beda dalam pinjol ilegal tersebut

Editor: muslimah
Tribunnews.com/Irwan rismawan
Petugas menunjukkan tersangka dan barang bukti saat ungkap kasus jaringan sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (15/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Beberapa waktu lalu seorang ibu muda asal Kabupaten Wonogiri nekat mengakhiri hidup.

Dalam surat yang ditinggalkan, si ibu tersebut mengatakan memiliki sejumlah utang.

Ia tertekan diteror pelaku pinjaman online (pinjol) hingga mengambil jalan pintas.

Ya, kini terungkap pinjol yang meneror adalah mereka yang berkantor di Jakarta.

Baca juga: Pak Camat Menangis Dapati Rumah Guru yang Jadi Satu dengan Kandang Kambing

Baca juga: Beredar Isu Jual Beli Vaksin Covid-19 di Semarang, Hendi: Saya Minta Dinkes Selidiki

Polisi melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap jaringan pinjol ilegal.

Adapun polisi membenarkan seorang ibu rumah tanggal berinisial WPS (38) mengakhiri hidup karena lantaran tidak kuat diteror karena terlilit utang di 25 pinjol ilegal sekaligus.

Dia ditemukan warga dalam kondisi meninggal tak wajar di rumahnya di Wonogiri, Jawa Tengah.

"Yang kami ungkap, ini nyangkut ke peristiwa yang di Wonogiri, Jawa Tengah. Mungkin rekan-rekan sudah tahu ada ibu yang meninggal gantung diri," jelasnya.

"Tim kami kemudian berangkat ke sana, kita explore, dari 23 pinjol nyangkut ke sini satu," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/10/2021).

Helmy menjelaskan penyidik Polri menangkap setidaknya 7 orang tersangka yang diduga terlibat pinjol ilegal tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved