Breaking News:

Berita Semarang

Semarang Bakal Punya Taman Parkour, CSR dari Marimas, Wali Kota Hendi: Alhamdulillah Jumat Berkah

"Alhamdulillah, hari ini Jumat berkah. Pak Harjanto (CEO PT Marimas) memberikan CSRnya untuk pembuatan Taman Parkour di Lamper Tengah," kata Hendi

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang bakal membangun Taman Parkour di Lamper Tengah.

Pembangunan taman menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari PT Marimas Putra Kencana senilai Rp 300 juta.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, olahraga parkour merupakan olahraga yang trend di kalangan anak muda.

Hanya saja, kendalanya Kota Semarang belum memiliki fasilitas olahraga parkour.

"Alhamdulillah, hari ini Jumat berkah. Pak Harjanto (CEO PT Marimas) memberikan CSRnya untuk pembuatan Taman Parkour di Lamper Tengah," kata Hendi, sapaannya, Jumat (22/10/2021).

Hendi menyebutkan luas taman parkour nantinya 500 meter persegi. Taman ini bisa mewadahi anak-anak muda yang memiliki hobi di bidang tersebut.

Selain itu, ada lintasan skate board dan inland yang dapat dipakai.

"Anak anak muda bisa berkumpul untuk melakukan kegiatan yang positif," ucapnya.  

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali menambahkan, konsep taman Parkour ini cukup bagus. Taman ini menjadi taman Parkour pertama di Semarang yang bisa menjadi percontohan.

"Kalau memang memungkinkan bisa dibuat di tempat lainnya. Kali ini dengan Marimas, semoga dalam waktu dekat segera terealisasi tahun ini," katanya. 

CEO PT Marimas, Harjanto Halim mengatakan, PT Marimas Putera Kencana mendukung program Pemerintah Kota Semarang menambah ruang terbuka hijau (RTH) dengan membangun Taman Parkour. Dia berharap taman ini bisa mewadahi komunitas untuk berlatih.

"Kami berterima kasih karena diberi kesempatan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk membantu mempercantik Kota Semarang dan memfasilitasi anak-anak muda supaya ada tempat untuk kegiatan parkour," ungkap Halim.

Presiden Komunitas Parkour Indonesia, Aldiansa Respati menyambut baik pembangunan taman Parkour di Semarang. Sehingga, komunitas Parkour tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat di jalan.

Diakuinya, selama ini fasilitas Parkour masih terbatas sehingga pihaknya harus berpindah-pindah saat berlatih.

"Selain itu, taman ini bisa makin mengakrabkan antar anggota di tempat khusus untuk berlatih. Bisa sekaligus tempat berkumpul, untuk saling kegiatan sharing," katanya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved