Teknologi

Korea Selatan Ikut Pamer Teknologi Luncurkan Roket Buatan Dalam Negeri Ke Luar Angkasa

Korea Selatan ikut meramaikan ajang pamer teknologi dunia dengan meluncurkan roket ke luar angkasa, menyusul sebelumnya ada China, India dan Arab Saud

Editor: m nur huda
KOREA AEROSPACE RESEARCH INSTITUTE/YONHAP via AP
Roket KSLV-II NURI, roket luar angkasa pertama yang diproduksi di dalam negeri, berada di landasan peluncurannya di Naro Space Center di Goheung, Korea Selatan, Rabu (20/10/2021). Korea Selatan bersiap untuk melakukan uji peluncuran roket luar angkasa pertama yang diproduksi di dalam negeri pada Kamis (21/10/2021). Foto disediakan oleh Korea Aerospace Research Institute via Yonhap ini, 

TRIBUNJATENG.COM, KOREA SELATAN - Korea Selatan ikut meramaikan ajang pamer teknologi dunia dengan meluncurkan roket ke luar angkasa, menyusul sebelumnya ada China, India dan Arab Saudi.

Negeri Gingseng ini luncurkan roket buatan sendiri untuk jelajahi luar angkasa.

Korea Selatan telah melakukan uji peluncuran pertama roket buatan dalam negerinya, untuk bergabung dengan negara-negara penjelajah luar angkasa yang maju, seperti dilansir dari Aljazeera, Sabtu (23/10/2021).

Presiden Korea Selatan Moon Jae In mengatakan roket tiga tingkat berbendera Korea Selatan yang diluncurkan sambil membawa satelit tiruan, semestinya diluncurkan pada Kamis lalu dari lokasi peluncuran di Goheung, tetapi gagal menempatkan muatannya ke orbit.

Roket ini dinamai Korea Space Launch Vehicle II NURI (KSLV-II NURI).

Nama roket luar angkasa Korea Selatan tersebut memiliki arti 'dunia', yang memiliki berat hingga 200 ton, panjang 47,2 meter dan dilengkapi dengan enam mesin berbahan bakar cair.

Dikembangkan selama 10 tahun dengan biaya hingga 2 triliun won, roket tiga tingkat tersebut dirancang untuk dapat menempatkan muatan seberat 1,5 ton ke orbit berjarak 600 km hingga 800 km di atas Bumi.

Korea Selatan adalah negara dengan kekuatan ekonomi ke-12 di dunia.

Negeri Gingseng ini juga dikenal sebagai negara berteknologi maju, namun sayangnya, Korea Selatan masih tertinggal dalam dunia penerbangan luar angkasa.

China, Jepang, dan India, telah memiliki program luar angkasa yang maju.

Bahkan, tetangga Korea Selatan yang bersenjata nuklir, Korea Utara, telah menempatkan satelit seberat 300 kg ke orbit Bumi pada tahun 2012 lalu, mesik dikecam negara-negara Barat sebagai uji coba rudal terselubung.

Diawasi oleh Korea Aerospace Research Institute (KARI), roket NURI dipindahkan ke landasan peluncurannya pada hari Rabu dan diangkat ke posisinya.

Dalam sebuah gambar televisi menunjukkan roket NURI dinaikkan ke atas dari lokasi peluncuran di NARO Space Centre di Goheung, yang berlokasi sekitar 500 km di selatan ibukota Korea Selatan, Seoul.

Rencana peluncuran luar angkasa telah menjadi masalah sensitif sejak lama di Semenanjung Korea, di mana Korea Utara menghadapi sanksi atas program rudal balistik nuklirnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved