Breaking News:

Berita Semarang

Tia Hendi Tingkatkan Packaging Produk UMKM Karya Disabilitas Semarang

Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi mengungkapkan akan mendukung pengembangan produk-produk

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
Iwan Arifianto
Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi saat membeli produk di Festival Pasar Sehat UMKM , di Kota Semarang, Sabtu (23/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi mengungkapkan akan mendukung pengembangan produk-produk para pelaku UMKM Disabilitas. Dukungan yang akan ia berikan berupa perbaikan pengemasan produk atau packaging.

"Iya tentu saja kami dukung produk karuya disabilitas, terutama pakckaging harus lebih baik," ujar Tia kepada Tribunjateng.com saat mengunjungi Festival Pasar Sehat UMKM di Jalan Barito depan Kantor Kecamatan Semarang Timur, Sabtu  (23/10/2021).

Tia sempat berbincang-bincang dengan para disabilitas yang memamerkan produknya di dua stand festival terseut. Tia kagum dengan kreasi karya disabilitas Semarang seperti olahan makan, detergen, sabun mandi,  kerajinan tangan, dan lain sebagainya.

Namun ia memberikan masukan agar pengemasan produk harus lebih baik.

"Produknya sudah luar biasa namun perlu sentuhan lagi di pengemasan," ujarnya.

Setelah pengemasan produk lebih baik, Ia berharap produk-produk karya para disabilitas dapat bersaing dengan produk lainnya.

"Nanti kami bantu juga izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar produk disabilitas Kota Semarang mampu bersaing dengan produk-produk lain," katanya.

Ia menambahkan, soal pemasaran Deskranasda telah memberikan dukungan pelatihan pemasaran baik secara offline maupun online.

Produk-produk disabilitas dapat disalurkan melalui banyak kanal melalui baik pameran atau festival.

Pemkot juga menyediakan ruang untuk memasaran produk disabilitas seperti di Balaikota Semarang, Kota Lama, Pasar Bulu, Pasar Srondol dan lainnya.

"Banyak ruang bagi para pelaku UMKM Disabilitas untuk memarketingkan produknya," ujarnya.

Sementara itu, disabilitas Semarang Menik Murwani mengatakan, pengemasan produk umkm hasil karya disabilitas memang perlu dilakukan.

Lantaran produk dengan pengemasan yang baik tentu akan meningkatkan kualitas produk karya para disabilitas.

"Tentu kami sangat senang jika akan mendapatkan bekal pengemasan produk karena selama ini adik-adik mahasiswa yang membantu kami dalam pengemasan dan pemasaran," paparnya. (*)

Baca juga: Cerita Perjuangan Yusuf Widiyanto Atlit Wushu Jateng Peraih Emas di PON Papua

Baca juga: Saipul Jamil Akan Polisikan Pihak-Pihak yang Masih Menyebutnya Pedofil dan Predator Seks

Baca juga: Suami Laporkan Istri ke Polisi karena Sering Siksa 2 Anak Kandungnya

Baca juga: Peningkatan Kualitas Santri, DPRD Kabupaten Batang Segera Godog Raperda Pesantren

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved