Breaking News:

Berita Semarang

Cerita Korban Pinjol Semarang Utang Rp 4 Juta Bengkak Jadi Rp 38 Juta: Saya Kapok

Polisi saat ini tengah gencar melakukan pembongkaran kasus pinjol ilegal. Baru-baru ini di Kota Semarang polisi menggrebek kantor pinjol berada di Jal

Iwan Arifianto
kantor pinjol berada di Jalan Permata Hijau Pondok Hasanuddin, Blok CC47, depan Karaoke Vsix, Kelurahan Panggung Kidul, Semarang Utara, Sabtu (23/10/2021). 

Ia menuturkan, mengetahui gaji karyawan pinjol tersebut lantaran mereka merupakan pelanggan di warung tendannya.

Warungnya tidak jauh dari perkantoran pinjol yang sekarang masih disegel petugas kepolisian.

Menurutnya, banyak karyawan pinjol yang setiap harinya datang menyantap makanan di warung tendanya.

"Kemarin-kemarin sebelum digrebeg banyak yang makan di sini.

Setiap hari, sampai penuh tempat saya. Ya saya guyoni, bilangnya kalau pas ramai dapat tagihan ya bilangnya sampai Rp 4 juta," ungkapnya.

Terpisah, Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menghimbau masyarakat agar berhati-hati. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat tidak menanggapi pesan whatsapp atau SMS yang berisi tawaran pinjaman online.

"Tidak usah direspon tapi apabila sudah terlanjur terjebak dengan tawaran mereka, silahkan melapor ke kantor polisi terdekat," pesannya.

Ditkrimsus Polda Jateng sendiri membuka website pelaporan di www.reskrimsus.jateng.polri.go.id. Sedangkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng membuka hotline di 024 8413 544.

Iqbal membeberkan, ada beberapa kasus korban terjebak pada transfer kosong dari pinjol ilegal.

Pelaku pinjol ilegal mengaku sudah mengirim sejumlah uang ke korban tapi setelah dicek saldo ternyata kosong.

"Kasus seperti ini, terjadi pada ER, warga Semarang yang mengaku ditelepon pinjol dan ditransfer sejumlah 2,3 juta, tapi ternyata kosong," jelasnya.

Setelah itu, teror pinjol ilegal dimulai. Caranya, korban ditagih secara kasar dan ancaman untuk mempermalukan korban ke seluruh kontak teleponnya dan meng-upload konten porno dilancarkan.

Berhubung teror kasar dan merasa tertipu ER melaporkan kasus ini ke Polda Jateng.

Setelah didalami Ditreskrimsus, akhirnya jaringan pelakunya terendus dan ditangkap di Yogyakarta.

"Kasus ini sudah digelar Selasa (19/10/2021) lalu," katanya.

Ia menuturkan, pelaku menargetkan tekanan psikologis pada korbannya. Korban akan dipermalukan sehingga harus membayar agar aibnya tak dibuka. Bahkan cerita tragis terjadi, dimana korban akhirnya bunuh diri.

Contoh kasus pada awal Oktober lalu, seorang ibu rumah tangga berinisial WPS (38), Wonogiri, Jawa Tengah, meninggal akibat bunuh diri.

"Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya usai tak tahan diteror penagih hutang dari pinjol ilegal," ungkapnya.

Kabidhumas menambahkan, kasus ini cukup menggambarkan bahwa teror penagih hutang pinjol sangat sadis dan tidak ragu menggunakan berbagai cara untuk memeras korbannya.

Untuk itu,  masyarakat tak ragu melaporkan teror pinjol ke kepolisian terdekat.

"Aturan hukum terkait pinjol ilegal sudah jelas. Polisi akan memberantas kejahatan jenis ini karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu jangan ragu untuk melapor ke polisi," tandasnya. (Iwn)

Baca juga: Joko: Jangan Hanya Teror Penagih Pinjol Ilegal Disorot Tapi Penagihan Pinjol Legal pun Perlu Diawasi

Baca juga: Kerja di Pinjol Ilegal Bagian Meneruskan SMS Teror, Lulusan SMP Ini Raup Ratusan Juta dalam 9 Bulan

Baca juga: Pengakuan Korban Pinjol Semarang : Jangan Hanya Karyawannya, Tapi Pemiliknya Juga Harus Ditangkap

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved