Breaking News:

Berita Semarang

Ngarijo Senang Rumah Reot Peninggalan Orangtuanya di gunungpatI Semarang Diperbaiki Polisi

Polsek Gunungpati menjalankan program Ayo Peduli Polrestabes Semarang dengan merenovasi rumah tak layak huni (RTLH) milik Ngarijo (65).

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polsek Gunungpati
Puluhan polisi dan warga gotong-royong memperbaiki rumah rumah tak layak huni (RTLH) milik Ngarijo (65) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Gunungpati menjalankan program Ayo Peduli Polrestabes Semarang dengan merenovasi rumah tak layak huni (RTLH) milik Ngarijo (65) warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Puluhan polisi dibantu bersama warga bergotong-royong membongkar rumah mulai dari menurungkan genting rumah hingga membongkar dinding kayu rumah tersebut.

Baca juga: Bermodalkan Hobi Menulis, Farid Warga Kaliwungu Kendal Genapkan Karya 14 Buku

Baca juga: Suksesi Pura Mangkunegaran, Ada Gelagat Persaingan antara Paundra dan Bhre?  

Baca juga: Tarik Minat Wisatawan, Taman Balekambang Solo Selenggarakan Pasar Seni dan Budaya

"Saya terharu rumah saya yang sudah rusak diperbaiki para bapak polisi," kata pemilik rumah, Ngarijo (65), Minggu  (24/10/2021).

Ia mengaku, senang dengan bantuan yang diberikan Polri dalam memperbaiki rumah yang sudah puluhan tahun ia tempati bersama istrinya.

"Alhamdulillah, dengan bantuan bapak polisi ini, akhirnya rumah saya diperbaiki. Rumah ini peninggalan satu-satunya orang tua saya," ucapnya.

Bedah rumah tersebut menjadi salah satu upaya dalam program Ayo Peduli Polrestabes Semarang.  Kapolsek Gunungpati, Kompol Warijan berharap, dengan program ini, dapat meringankan beban masyarakat.

"Kami mendapat informasi adanya rumah warga tak layak huni. Selain hampir roboh, rumah Bapak Ngarijo ini juga tidak memiliki WC. Dengan Program Ayo Peduli, Kami bedah rumah dan kita lakukan perbaikan total," bebernya.

Ia menerangkan, saat melakukan sambang wilayah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) wilayah hukum Polsek Gunungpati, dirinya mendapat informasi terkait rumah tak layak huni di Desa Sukorejo.

Setelah dicek, rumah yang terbuat dari bambu ukuran 6 x 6 milik Ngarijo tersebut, terlihat sangat memprihatinkan.

Baca juga: Mas dan Mbak Duta Wisata Pekalongan Terpilih, Wali Kota Aaf: Jangan Sombong dan Tetap Rendah Hati

Baca juga: Masyarakat Antuasias Menikmati Angkutan Bus Wisata Gratis Baturraden - Banyumas

Baca juga: Nginap Asik di Guci Forest Tegal, Bisa Pilih Berkemah di Tenda, Campervan, atau Villa Full Kayu

"Setelah muncul gagasan untuk bedah rumah Pak Ngarijo, kemudian beberapa tokoh masyarakat dan perangkat desa menawarkan diri untuk membantu Kami. Dan Alhamdulillah, mulai hari ini, Kami dari Polsek Gunungpati dengan 30 anggota dibantu masyarakat, melakukan bedah rumah," tandasnya. (Iwn).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved