Breaking News:

Kesehatan

48 Atlet Kendal Swab Antigen Sebelum Bertemu Menpora Zainudin Amali

Sebanyak 48 atlet di Kabupaten Kendal dilakukan tes swab antigen pada, Senin (25/10/2021).

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Petugas melakukan tes swab para atlet sebelum berkegiatan dengan Menpora Zainudin Amali, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 48 atlet di Kabupaten Kendal dilakukan tes swab antigen pada, Senin (25/10/2021).

Mereka discrening dari virus Covid-19 sebelum bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali di Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Kasi Peningkatan Prestasi Olahraga pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kendal, Zen Yukri Iswandaru mengatakan, tes swab antigen kepada puluhan atlet dilakukan untuk meminimalisir pontensi penularan Covid-19 saat berjumpa dengan Menpora.

Beberapa di antaranya merupakan atlet berprestasi di kejuaraan provinsi, nasional, kejuaraan atletik dan kejuaraan lainnya pada 2021.

"Pemanggilan atlet ini kurang dari 24 jam untuk mengikuti arahan dari Menpora," terangnya.

Di hadapan Menpora Zainudin, sejumlah atlet yang sudah dipastikan bebas dari paparan Covid-19 menunjukkan kemampuannya.

Mereka adalah atlet silat yang baru menyabet juara umum tingkat Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Ia berharap, ke depan akan lebih banyak lagi prestasi yang bisa ditorahkan para atlet Kendal dalam berbagai kejuaraan.

"Kami berharap dengan pembinaan yang bagus, atlet Kendal bisa menyongsong Porprov 2022 dan kejuaraan lainnya," harap Zen.

Chintya Citra Widiyatami, atlet Bridge asal SMAN 1 Boja mengaku baru pertama kali menjalani tes swab.

Dia bersama Jehan Najma Jahanara dan 2 teman lainnya mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Menpora Zainudin Amali dan Bupati Kendal Dico M Ganinduto.

Katanya, ia ingin Pemerintah Kendal bisa membantu mengenalkan olahraga bridge agar bisa dikenal oleh masyarakat Kendal, provinsi hingga masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sehingga, olahraga yang mengandalkan kemampuan otak ini bisa diterima dengan baik oleh semua masyarakat.

"Kami berempat Alhamdulillah baru menjuarai perlombaan olahraga bridge tingkat nasional secara virtual. Cukup seru menantang 23 tim dari berbagai daerah. Dan kami berharap, perlombaan cabor ini ke depan bisa lebih dikenal luas, dan tidak dipandang sebelah mata," harapnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved