Breaking News:

Pelayanan Publik

Alasan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Kendal Belum Berfungsi

Mal Pelayanan Publik atau MPP Kabupaten Kendal belum berfungsi secara optimal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Sejumlah petugas berjaga di stand MPP Kendal untuk melayani segala bentuk perizinan, Senin (25/10/2021). 

Anang menegaskan, di dalam MPP sudah ada 26 stand yang bergabung dan melayani 303 jenis layanan. 

Kata dia, operasional MPP dipantau terus oleh Bupati Kendal setiap pekannya.

Pihaknya berusaha penuh agar MPP ini benar-benar berfungsi sesuai harapan pada akhir tahun ini. 

Dengan itu, bisa memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat melalui pemangkasan birokrasi yang berbelit-belit dan berkepanjangan.

"Beberapa tenant sudah berjalan bagus. Kami terus integrasikan sistem pelayanan, prosedur, dan perbaikan berkelanjutan dengan pihak terkait. Termasuk dengan pelaku UMKM dan digital plat form agar pelayanan perizinan satu atap ini tetap berjalan," tuturnya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto menerangkan, faktor terbesar yang menghambat pelayanan MPP adalah pembatasan kegiatan selama pandemi Covid-19 melanda.

Sehingga, semua pelayanan diminimalisir dalam rangka mencegah penularan Covid-19 agar tidak semakin meluas. 

Dia berharap, membaiknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Kendal menjadi angin segar tumbuhnya pelayanan yang terintegrasi satu atap.

"Saya sudah rapatkan untuk memastikan MPP ini bisa terus dilakukan pengembangan. Kami integrasikan sistem dan aplikasi yang ada, agar OPD yang berkaitan bisa sinkron dalam satu kesatuan," terangnya.

Meski hampir semua stand terisi, Dico menyadari pelayanan di MPP Kendal belum bisa optimal saat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved