Breaking News:

Berita Kudus

Hartopo Beri Peluang Difabel yang Punya Kemampuan Kerja untuk Masuk Instansi Swasta dan Pemerintahan

Bupati Kudus HM Hartopo memberi kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk bisa bekerja baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
Diskominfo Kudus
Bupati Kudus HM Hartopo (kiri) saat audiensi dengan Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo memberi kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk bisa bekerja baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

Hal itu disampaikan saat audiensi bersama Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (25/10/2021).

Hartopo menyampaikan, selama kemampuan yang dimiliki para penyandang disabilitas sesuai dengan ketentuan yang diminta, maka para disabilitas memiliki kesempatan bekerja di sana.

Baca juga: Digerebek Polisi, Lahan untuk Sabung Ayam di Bandarharjo Semarang Milik PT Pelindo

Baca juga: Isak Tangis Iringi Prosesi Pemakaman Gilang Karanganyar Mahasiswa UNS Solo Tewas Saat Diklat Menwa

Baca juga: Alasan Agus Semarang Bunuh Pacar di Kendal, Mayat Tanpa Busana Dibuang ke Hutan Geyer Grobogan

Kesempatan kerja pun diperoleh para disabilitas yang lulus dari jurusan yang sesuai dengan ketentuan dari kantor.

Hartopo tidak membatasi maupun menghalangi disabilitas yang punya keahlian khusus di bidang vokasional atau keahlian yang mumpuni untuk bisa bekerja di kantor.

Paling tidak, di masa perkembangan teknologi, para disabilitas dapat mengoperasikan komputer.

"Kalau memang memiliki kemampuan seperti yang diminta di perusahaan atau kantor pemerintahan, kenapa tidak. Tapi sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing perusahaan maupun dinas yang membutuhkan," paparnya.

Hartopo bersama Dinsos P3AP2KB Kudus pun bekerja sama dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) untuk mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi penyandang disabilitas.

Para peserta pun disediakan toolkit senilai satu juta dua ratus rupiah untuk mengembangkan potensi setelah pelatihan.

Pihaknya menyampaikan akan berkoordinasi dengan Disnaker Perinkop dan UKM Kudus terkait rencana pelatihan bagi penyandang disabilitas tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved