Breaking News:

Berita Banjarnegara

IDI Banjarnegara Ingatkan Ancaman Gelombang 3 Covid 19, Perlu Pos Infeksi

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarnegara menyaranakan pemerintah untuk menambah dan meningkatkan pelayanan pos infeksi

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
Vaksinasi untuk santri Tanbihul Ghofilin, Bawang, Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Ancaman  Gelombang 3 covid 19 perlu diwaspadai. 

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarnegara menyaranakan pemerintah untuk menambah dan meningkatkan pelayanan pos infeksi. 

Ketua IDI Banjarnegara, dr Agus Ujianto mengatakan, pos infeksi ini bisa dibentuk dari pemerintah pusat, hingga desa bahkan RT sekalipun.

Pembentukan pos semacam ini, bisa mengeliminasi biaya saat berada di rumah sakit. 

"Perlu ada pos infeksi yang dimanfaatkan oleh masyarakat, selain Posyandu yang sudah ada sejak lama,” katanya

Kebijakan pemerintah seperti PPKM, vaksin dan lainnya, menurut dia, sudah cukup efektif menanggulangi pandemi  Covid 19. 

Tetapi keberadaan pos infeksi, diyakini mampu menjadi benteng proteksi yang lebih maksimal. Masyarakat juga diminta sadar diri memproteksi secara mandiri.

Terpisah, Kabid Pelayanan Medis RS Islam Banjarnegara Joni Krismanto MKes menyatakan kesiapannya jika sampai terjadi gelombang 3 covid 19. 

Pihaknya sudah mempersiapkan sarana, semisal jumlah bed khusus secara keseluruhan sekitar 86 buah.  Rinciannya, di ruang isolasi 60 bed, ICU isolasi 6 bed dengan peralatan HFNC dan ventilator, serta ruang karantina 20 bed.

“Untuk oksigen kita punya supplier tetap. Untuk tenaga medis, dokter spesialis ada 3 dokter umum kita ada 6 orang. Secara umum apabila terjadi gelombang ke 3 kita siap, tapi kita berdoa untuk tidak terjadi,” kata Joni. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved