Breaking News:

Berita Jateng

Kota Pekalongan Sudah Nol Kasus Covid-19, Wali Kota Aaf; Jangan Lengah, Tetap Terapkan Prokes

Kota Pekalongan sejak tiga hari ini sudah mencatatkan nol kasus Covid-19. Artinya, tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19, baik yang dirawat

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kota Pekalongan sejak tiga hari ini sudah mencatatkan nol kasus Covid-19. Artinya, tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19, baik yang dirawat maupun menjalani isolasi mandiri.

"Alhamdulillah, Kota Pekalongan sudah nol kasus Covid-19 dan kegiatan berjalan normal," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat memberikan sambutan di grand final mas dan mbk duta wisata Kota Pekalongan, di Hotel Nirwana, Sabtu (23/10/2021) malam.

Menurutnya, berita yang menggembirakan ini tidak boleh menjadikan warga Kota Pekalongan abai, tetap terapkan protokol kesehatan.

"Kita tidak boleh lengah pasalnya ada varian baru Covid-19. Mudah-mudahan tak sampai masuk kemari. Meskipun Kota Pekalongan sudah nol namun daerah sebelah masih ada kasusnya. Ditambah lagi kemungkinan klaster sekolah bisa terjadi. Tetap jaga kondusivitas dengan tetap menerapkan prokes," ujarnya.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, bahwa untuk meningkatkan herd imunity yaitu dengan vaksin, pihaknya sudah rapat koordinasi dengan gugus tugas Covid-19 merencanakan strategi percepatan vaksinasi.

"Saat ini capaian vaksinasi di Kota Pekalongan 67 %. Ini harus kita tingkatkan. Harusnya Kota Pekalongan sudah masuk level 1, karena tak ada kasus lagi namun karena capaian vaksinasi yang masih rendah Kota Pekalongan level 3," ungkapnya. 

IHGMA DPD Jateng Datangi Kadinasporapar Jateng

Sementara itu, Indonesian Hotel General Manager Assosiation (IHGMA) DPD Jawa Tengah meminta pemerintah untuk meninjau kembali terkait fungsi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dan pelaksanaannya di lapangan.

Hal tersebut dilakukan sejumlah pengurus dan anggota IHGMA dengan mendatangi kantor Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rahmadi untuk beraudiensi dan berdiskusi, Kamis (21/10/2021).

Dalam kesempatan itu, IHGMA juga meminta kelonggaran untuk bidang perhotelan supaya bisa mendapatkan kembali sertifikat CHSE tanpa dibebani biaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved