Breaking News:

Berita Sragen

Kasus Narkotika di Sragen Naik 4 Persen, Peringkat Keenam di Jawa Tengah

Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan tiap tahun

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Sejauh Oktober 2021 ini peningkatan mencapai 3-4 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kaur Bin Ops (KBO) SAT Reserse Narkoba Polres Sragen, IPDA Joko Margoutomo ketika sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di IPHI Tanon.

"Kasus narkoba di Kabupaten Sragen cukup tinggi. Tahun 2020 saja sudah ada 50 kasus dengan 64 tersangka, sedangkan di tahun 2021 sampai hari ini sudah mencapai 44 kasus dan 51 tersangka," katanya, Selasa (26/10/2021).

Angka tersebut membuat Kabupaten Sragen masuk peringkat keenam di tingkat Jawa Tengah dari dari ungkap kasus tindak pidana narkotika.

Ditemui usai kegiatan, IPDA Joko mengatakan kasus narkoba di Kabupaten Sragen memang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Sejauh ini peningkatannya 3-4 persen.

Bahkan narapidana dari kasus penyalahgunaan Narkotika, dikatakan Joko paling banyak di Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen.

Adanya peningkatan ini, pihaknya berencana melakukan pencanangan kampung tangguh dengan tujuan menekan angka kenaikan penyalahgunaan Narkotika.

Selain itu yang perlu ditekan di masing-masing desa ialah Karang Taruna mengambil peran aktif. Jika perlu seluruh ketua Karang Taruna dijadikan aktivis anti narkoba.

"Yang bisa ditekan salah satunya karangtaruna masing-masing mengambil peran. Kalau perlu ketua karangtaruna dijadikan aktivis anti narkoba," katanya.

Hal ini bertujuan agar para Karang Taruna ada penyaluran. Dirinya meyakini para pemuda lebih bisa dipercaya di masyarakat daripadanya masalah hukum.

Selain menekan adanya penyalahgunaan narkoba, kampung tangguh bisa dijadikan pilot projek yang bersinergi dengan, BNN, IPWL dan stakeholder lainnya.

"Dengan kegiatan sosialisasi ini kami harap partisipasi warga khususnya Karang Taruna untuk mengambil peran pencegahan penyalahgunaan narkotika di masing-masing desa," tandasnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved