Breaking News:

Berita Kendal

Kementerian PPN/Bappenas Dorong Perluasan Rumah Komunitas di Kendal

Kementerian PPN/Bappenas mendorong perluasan rumah komunitas subsidi di Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Koordinator Bidang Perumahan Kementerian PPN/Bappenas, Nurul Wajah Mujahid (pakai topi) melihat langsung pembangunan rumah subsidi di Desa Penyangkringan, Weleri, Kendal, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong perluasan rumah komunitas subsidi yang dirintis di Kabupaten Kendal melalui sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat.

Hal itu disampaikan Koordinator Bidang

Pembangunan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal, Selasa (26/10/2021).
Pembangunan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal, Selasa (26/10/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Perumahan Kementerian PPN/Bappenas, Nurul Wajah Mujahid saat meninjau pembangunan 170 rumah subsidi di Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, Kendal, Selasa (26/10/2021).

Nurul mengatakan, program pembangunan rumah subsidi yang digalakkan Pemerintah Kendal menjadi terobosan baru dalam menekan angka keluarga yang belum mempunyai tempat tinggal pribadi.

Ia mengapresiasi skema pemberian subsidi dengan menjadikan masyarakat sebagai pengembang atas tanah yang dimiliki masing-masing.

Masyarakat harus menyiapkan sendiri lahannya secara kolektif untuk mendapatkan dana subsidi pembangunan rumah.

Sebanyak 40 persen dari luas lahan digunakan untuk pembangunan fasilitas umum, instalasi pengolahan limbah, penanganan sampah, dan pembangunan sarana ibadah bersama. 

Ia berharap, 170 unit rumah beserta fasilitas pendukung lainnya bisa terbangun pada akhir 2021, dan bisa dikembangkan di kecamatan/daerah lainnya.

"Peran serta Pemda dalam memfasilitasi program ini sangat baik. Beberapa masyarakat (kini) bisa mewujudkan mimpinya sendiri dalam memiliki rumah. Barangkali ini suatu hal yang belum menjadi fikiran banyak masyarakat kurang mampu untuk mewujudkannya," ujarnya.

Nurul menyebut, konsep yang diusung Pemerintah Kendal dalam mengurangi tingginya backlog rumah ini bisa ditiru oleh pemerintah daerah lain di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved