Breaking News:

Berita Kesehatan

Kepel, Tumbuhan Kaya Manfaat Penurun Kadar Asam Urat dan Kolesterol Hingga Pengharum Badan

Tumbuhan kepel yang memiliki nama latin Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f. & Thomson merupakan anggota genus Stelechocarpus

Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Buah Kepel untuk penurun kadar Asam urat dan kolesterol 

TRIBUNJATENG.COM - Tumbuhan kepel yang memiliki nama latin Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f. & Thomson merupakan anggota genus Stelechocarpus yang masuk dalam suku Annonaceae.

Tumbuhan ini biasa dijumpai di keraton-keraton di Pulau Jawa (Elfasyari & Marliza, 2019).

Nama Kepel dipakai sebagai perumpamaan ukuran buahnya yang hanya sebesar kepalan tangan.

Beberapa daerah di Indonesia menyebut tumbuhan ini dengan nama yang berbeda seperti, simpol, cindul (Jawa), turalak (Sunda), burahol, dan kecindul (Fiani & Yuliah, 2018).

Manfaat
Hampir pada seluruh bagian tumbuhan kepel dapat ditemukan senyawa flavonoid.

Pada daging buahnya terdapat senyawa golongan alkaloid, polifenol, saponin, dan flavonoid (Rinawati, 2004).

Senyawa fenol, flavonoid, bermanfaat sebagai antioksidan, anti alergi, antivirus, aktivitas anti kanker, dan anti inflamasi.

Mengonsumsi buah kepel diketahui secara umum oleh masyarakat dapat mengharumkan nafas dan keringat, bahkan air seni.

Buah dan daun kepel telah dikaji mengandung senyawa yang dapat mencegah radang ginjal, meluruhkan air seni, menurunkan kadar asam urat dan kolesterol.

Kepel dapat juga dimanfaatkan sebagai tanaman pelindung, bahkan tanaman hias karena memiliki bentuk buah dan bentuk tanaman yang menarik (Elfasyari & Marliza, 2019).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved