Narkoba

Sosok Grandong Bawa Tisu dan Lakban Ditangkap Polisi Karanganyar

Polres Karanganyar menangkap dua pemuda yang transaksi narkoba jenis sabu, salah satunya adalah Grandong.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Polres Karanganyar
Kasat Narkoba Polres Karanganyar, Iptu Agus Susilo Utomo menunjukan barang bukti saat konferensi pers kasus sabu-sabu di Mapolres Karanganyar.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jajaran Sat Narkoba Polres Karanganyar berhasil menangkap dua orang saat hendak transaksi sabu di wilayah Kabupaten Karanganyar. 

Dua orang tersebut masing-masing WDD alias Grandong (34) warga Kecamatan Mojogedang dan AR (25) warga Kecamatan Jaten.

Keduanya diamankan polisi di tempat berbeda. 

Baca juga: Celine Evangelista Dituding Cepu yang Melaporkan Jennifer Jill Pakai Narkoba

Baca juga: Gembong Narkoba Nomor Wahid di Kolombia Tertangkap, Presiden Sebut sebagai Kemenangan

Grandong diamankan polisi saat hendak transaksi di depan toko Jalan Lawu wilayah Kelurahan Bejen Kecamatan Karanganyar pada Senin (4/10/2021) pukul 21.45.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan bungkus plastik dibalut kertas putih dan lakban berisi sabu dengan berat kotor 1,42 gram, sepeda motor Smash dan handphone.

Sedangkan AR diamankan di tepi jalan sebelah barat SPBU Papahan Kecamatan Tasikmadu Rabu (13/10/2021) pukul 18.30.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua bungkus plastik klip dibalut tisu dan lakban berisi sabu dengan berat kotor masing-masing 0,18 gram dan 0,42 gram.

Serta handphone dan sepeda motor. 

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Sayfi Maulla melalui Kasat Narkoba Polres Karanganyar, Iptu Agus Susilo Utomo menyampaikan, saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus ini.

Para pelaku membeli sabu itu dari seseorang untuk kemudian dijual kembali.

Ada dua orang yang hendak membeli sabu-sabu itu dari para pelaku dan saat ini masih DPO. 

"Kasus ini masih terus dikembangkan. Termasuk asal sabu-sabu yang dibeli oleh pelaku. Kita sudah mengantongi nama-nama pemasok," katanya Selasa (26/10/2021). 

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 114 ayat I subsider Pasal 112 ayat I UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling lama 4 tahun atau denda paling sedikit Rp 800 juta.  

Berdasarkan data dari Sat Narkoba Polres Karanganyar, tercatat sudah menangani 30 kasus. Terdiri dari 24 kasus narkotika, 1 psikotropika dan 5 obat-obatan. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved