Breaking News:

Hasil Autopsi Gilang Mahasiswa UNS Solo Tewas Diklat Menwa

Polisi mengungkap hasil autopsi kematian mahasiswa UNS Solo bernama Gilang saat diklat Resimen Mahasiswa alias Menwa.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Potret mahasiswa UNS Solo, Gilang Endi Saputra bersama adiknya. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polisi mengungkap hasil autopsi kematian mahasiswa UNS Solo bernama Gilang saat diklat Resimen Mahasiswa alias Menwa.

Namun tidak semua hasil autopsi itu dibuka.

Semuanya akan dibuka pada pekan depan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, Gilang meninggal karena adanya dugaan kekerasan.

Baca juga: Kronologi Lengkap Kegiatan Menwa yang Sebabkan Mahasiswa UNS Meninggal

Baca juga: Polresta Solo Tingkatkan Status Penyelidikan ke Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswa UNS 

Baca juga: Respons Gibran Ada Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diklat Menwa

Baca juga: Keluarga Hanya Ingin Tahu Penyebab Mahasiswa UNS Meninggal Saat Ikuti Diklat Menwa

Dugaan itu berupa pukulan yang mengenai kepalanya.

Akibat pukulan tersebut, Gilang pun mengalami penyumbatan di bagian otaknya.

"Korban terkena beberapa pukulan di bagian kepala. Korban meninggal diduga akibat terjadi penyumbatan di bagian otak," kata Iqbal dilansir Tribun Solo, Rabu (27/10/2021).

Lebih lanjut, Iqbal menerangkan, berdasarkan hasil autopsi sementara, memang ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.

Meski demikian, Iqbal masih enggan mengungkap lebih lanjut terkait apa saja kekerasan yang dialami oleh GE.

Iqbal menambahkan, hasil autopsi nantinya akan disampaikan secara resmi dalam waktu kurang dari sepekan.

"Untuk berapa titik (kekerasan) saya belum bisa sebutkan. Hasil autopsi pastinya keluar kurang dari sepekan," tuturnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Mahasiswa UNS saat Diklat Menwa, Diduga karena Dipukul di Kepala

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved