Berita Nasional

Hotman Paris Minta Kapolda Aceh Usut Kasus Penganiayaan Anjing Canon oleh Oknum Aparat

Pengacara kondang  itu turut menyoroti penganiayaan binatang yang terjadi di Aceh Singkil.

KOMPAS.com/IRA GITA
Hotman Paris usai menjalani BAP di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). 

Petugas mengarahkan kayu panjang tersebut ke tubuh anjing Canon beberapa kali.

Canon pun terlihat terganggu dengan tindakan tersebut dan ia terdengar menggonggong beberapa kali.

Pemilik akun tersebut juga mengunggah video yang menunjukkan proses penangkapan Canon oleh Satpol PP.

Berikut kisah Canon yang diceritakan oleh pemilik akun @rosayeoh, dikutip dari TribunnewsWiki.com.

Menurut pemilik akun @rosayeoh, Canon dimasukkan keranjang dan dibawa pergi oleh Satpol PP.

Akun itu menyebut bahwa kematian Canon disebabkan kehabisan napas karena dimasukkan ke dalam keranjang sayur yang tertutup.

Pada unggahan lainnya, sang pemilik akun itu menyebutkan bahwa anjing tersebut akan dibawa ke Medan.

"Kita udah blg kita akan jemput Canon dan Coco untuk dibawa ke Medan, kita cuma minta beberapa hari. Kenapa mesti dibawa secara paksa saat kita ga ada di sana?" tulis akun tersebut, seperti dikutip TribunnewsWiki.com.

Bantahan Pihak Satpol PP

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kabupaten Aceh Singkil, Ahmad Yani membantah pihaknya melakukan penyiksaan.

Ahmad Yani menduga anjing Canon yang mati tersebut mengalami stres.

Terhadap anggota Satpol PP-WH Aceh Singkil yang memegang kayu saat proses penangkapan anjing, menurut Ahmad, hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mencegah serangan dan gigitan anjing yang akan ditangkap.

Bahkan, saat proses penangkapan berlangsung, pemilik anjing diduga ikut merekam peristiwa tersebut dan kemudian proses evakuasi anjing di Pulau Banyak tersebar luas di media sosial.

“Tidak ada prosedur yang kami langgar, semuanya berjalan sesuai dengan standar yang berlaku,” kata Ahmad Yani.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved