Breaking News:

Berita Sragen

Kasus Covid-19 di Sragen Terus Melandai, Dinas Kesehatan Minta Warga Tetap Jaga Prokes

Kasus aktif harian Covid-19 di Kabupaten Sragen terus melandai. Per hari ini, Rabu (27/10/2021) hanya ada penambahan tiga kasus.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus aktif harian Covid-19 di Kabupaten Sragen terus melandai. Per hari ini, Rabu (27/10/2021) hanya ada penambahan tiga kasus.

Total kasus aktif sebanyak 11 orang.

Dari total tersebut enam orang diantaranya Asimtomatis atau tanpa gejala.

Empat orang melakukan karantina di gedung Ganesha Sukowati Sragen dan dua isolasi mandiri.

Sisanya sebanyak lima orang memiliki penyakit penyerta yang dirawat intensif di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS Amal Sehat.

Baca juga: Bupati Dian Dukung Izza Angelia, Putri Batik Cilik Jepara Berlaga di Tingkat Nasional

Baca juga: Kemendikbud: Dana BOS Bisa Digunakan Secara Luwes oleh Sekolah

Baca juga: Garuda Indonesia dalam Kondisi Sangat Sulit, Isu Pelita Air Tak Ganggu Restrukturisasi Utang

"Kasus aktif ada 11, lima dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS Amal Sehat. Empat orang di Technopark, dua isoman, Kragilan kosong," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto.

Meskipun kasus terus melandai, Hargi sapaan akrabnya itu menyampaikan agar masyarakat Sragen tetap mematuhi Protokol kesehatan (Prokes).

"Meskipun kasus melandai, tetap prokes kemudian harus hati-hati jangan sampai euforia, punya hajatan ya harus prokes, PTM harus selalu hati-hati," lanjut Hargi.

Untuk antisipasi di PTM sekolah, Hargi menyampaikan pihaknya akan melakukan swab antigen random di sekolahan berkoodinasi dengan Disdikbud Sragen yang akan dilakukan secepatnya.

Sementara untuk antisipasi di RS, pihaknya tetap meminta RS baik swasta maupun negeri untuk tetap mempersiapkan Tempat Tidur (TT) isolasi.

"Meksipun landai kami minta RS tetap menyediakan 10 persen TT. Kita minta harus siap-siap jika memang ada ledakan relaksasi lagi kita kembalikan seperti kemari," katanya.

Baca juga: ‎Jaminkan BPKB Motor Tua, Pendiri Batik Muria Bisa Dapat Pinjaman Permodalan Pertamina

Baca juga: Diisukan bakal Gantikan Garuda Indonesia, Izin Usaha Pelita Air Sudah Terbit

Baca juga: Hotline Public Service - Apakah Klub Motor Bisa Jadi Mitra Satlantas?

Dari 11 RS baik swasta maupun negeri di Sragen yang menjadi rujukan pasien positif Covid-19. Hargi menyampaikan saat ini hanya dua RS yang merawat, yakni RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dan RS Amal Sehat.

Dari 15 TT ICU yang disediakan Pemkab, saat ini hanya terisi satu kamar. Sementara TT isolasi hanya terisi 2 kamar dari kapasitas 224 kamar. (uti

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved