Breaking News:

Berita Pati

Mantan Kades Marah Cabuti Tiang Lampu Desa Guwo Pati: Kalah Pilkades, Kini Jadi Gelap Kalau Malam

Mantan Kades marah kalau Pilkades lalu cabuti lampu penerangan jalan warga Desa Guwo Kabupaten Pati.

Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Sejumlah warga Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Pati, memprotes pencabutan tiang penerangan jalan umum, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Warga Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, resah karena ratusan tiang (pal) penerangan jalan umum (PJU) di desa mereka diputus aliran listriknya. 

Bahkan, dari total 125 tiang PJU tersebut, 30 di antaranya sudah dicabut.

Pencabutan dilakukan oleh orang suruhan Sulhan, mantan kepala desa setempat yang menjabat selama dua periode.

Baca juga: ASN di Pati Ikut Pilkades dan Gagal, Ini Nasihat Bupati Haryanto

Baca juga: Berikut Hasil Penghitungan Suara Pilkades Antar Waktu di 6 Desa Kabupaten Pati

Baca juga: Pilkades Antarwaktu di Pati Digelar 16 Oktober, Haryanto Ajak Calon Kades Deklarasi Damai

Mintono, warga RT 2 RW 2 Desa Guwo, mengatakan bahwa di RW tempat dia tinggal sendiri terdapat kurang-lebih 12 pal PJU yang dipasang oleh si mantan kepala desa.

Pemasangan dilakukan saat yang bersangkutan mencalonkan diri sebagai Kades untuk periode keduanya, 2014 lalu.

Dia tidak tahu persis berapa total pal PJU yang dipasang oleh Sulhan di seluruh desa.

Sebab sebagian dipasang saat yang bersangkutan masih menjabat di periode pertama.

“Waktu itu pal diberikan, di RW kami mungkin sekitar 12. Waktu itu belum ada jaringan listriknya. Masyarakat senang karena dikasih pal, akhirnya Pak Sulhan terpilih sebagai Kades. Kemudian masyarakat secara bergotong-royong menghidupkan jaringan listriknya,” kata dia, Rabu (27/10/2021).

Ketika ditanya apakah alasan pencabutan pal karena Sulhan gagal terpilih kembali dalam Pilkades April 2021 lalu, Mintono mengaku tidak tahu dan belum bisa memastikan.

“Saya belum jelas alasannya apa, makanya saya menghentikan waktu ada orang yang mencabut. Masyarakat tidak setuju kalau dicabut. Sebab hak masyarakat dirugikan. Jalanan jadi gelap,” ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved