Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

Pacu Produktivitas Petani Lewat Elektrifikasi, PLN Geber Program Electrifying Agriculture di DIY

Listrik menjadi kebutuhan prioritas masyarakat untuk melakukan banyak hal di kala pandemi ini.

Editor: Editor Bisnis
IST
Webinar Program Electrifying Agriculture dalam Meningkatkan Produktivitas Usaha 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Listrik menjadi kebutuhan prioritas masyarakat untuk melakukan banyak hal di kala pandemi ini, termasuk untuk berproduksi dan meningkatkan perekonomian.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkomitmen untuk terus melakukan program Electrifying Agriculture di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), guna meningkatkan produktivitas usaha para petani. 

“Ini sama dengan program listrikisasi, yang sebenarnya didesain tidak hanya untuk bidang pertanian, tapi juga perkebunan, perikanan dan sektor agrikultur lainnya. Ini bisa menciptakan efisiensi dalam waktu maupun biaya,” ungkap Eko Sulistyo, Komisaris PT PLN (Persero) dalam webinar ‘Program Electrifying Agriculture dalam Meningkatkan Produktivitas Usaha’, yang secara daring, Senin (25/10). 

Eko menjelaskan, adanya program listrikisasi ini juga merupakan cara PLN untuk menekan dekarbonisasi yang saat ini sedang menjadi isu global. Pihaknya mengajak masyarakat DIY untuk ikut beralih dari penggunaan diesel atau solar menuju listrik. 

"Sampai saat ini, listrik memang masih pakai batu bara sebagai bahan bakar. Tetapi, paling tidak, transformasi ini adalah jembatan yang penting agar petani bisa beralih dari solar ke listrik,” paparnya. 

Eko mengutip sejumlah testimoni dari para petani yang sudah kecipratan pemanfaatan listrik di area pertanian mereka. Dia menjelaskan, petani bisa menghemat sekitar 80 persen biaya dan waktu. Artinya, listrik menjadi salah satu hal pokok yang membantu mereka berproduksi dan menghasilkan tambahan perekonomian. 

“Program Electrifying Agriculture ini memberikan peluang untuk kalangan milenial agar mereka melihat sektor pertanian ini juga bisa dikembangan. Listrik menjembatani pemikiran itu, sehingga banyak anak muda yang mau menjadi petani atau fokus di bidang pertanian,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Eko mengatakan, kehadiran listrik di masyarakat bisa memberikan efek domino lantaran segala teknologi yang canggih harus dialiri listrik. Maka, generasi milenial yang bisa masuk ke sektor pertanian memiliki lebih banyak pilihan pekerjaan, termasuk di antaranya mengembangkan perusahaan rintisan maupun memasarkan produk lewat marketplace. 

M. Irwansyah Putra, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jateng dan DIY menambahkan, daya listrik di Yogyakarta tidak perlu diragukan lagi. Ia merinci, DIY memiliki daya mampu 1.560 MW, beban puncak 448 MW dan cadangan hingga 1.112 MW. 

Artinya, PLN memiliki cadangan lebih dari 100 persen kebutuhan kelistrikan di DIY. Ia berharap, listrikisasi bisa meningkatkan penghidupan yang lebih baik untuk masyarakat. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved