Breaking News:

Berita Batang

Pemeriksaan Melalui Aplikasi Pedulilindungi Akan Diterapkan di Tempat Wisata Batang 

Pemerintah Kabupaten Batang secata bertahap mulai menerapkan aplikasi pedulilindungi di sejumlah tempat.

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Dina Indriani
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Yarsono. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang secata bertahap mulai menerapkan aplikasi pedulilindungi di sejumlah tempat.

Setelah beberapa perkantoran instansi Setda Batang, Pemkab Batang juga berencana menerapkan pedulilindungi di obyek wisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batanh, Yarsono mengatakan penerapan aplikasi pedulilindungi di obyek wisata akan dilakukan saat PPKM Kabupaten Batang telah turun level.

Saat ini tempat wisata buka secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat. 

"Iya rencananya di obyek wisata akan diterapkan pedulilindungi, kita mulai aplikasi pedulilindungi dari Kantor Disparpora lebih dulu sambil menunggu situasi pandemi Covid membaik atau turun ke level 2," tuturnya saat dihubungi, Selasa (26/10/2021).

Lebih lanjut, rencananya penerapan pedulilindungi akan dilakukan secara bertahap dimulai dari obyek wisata yang dikelola oleh Disparpora seperti Pantai Sigandu, Bandar Ecopark, dan sebagainya.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk membahas ini seperti Dinkes hingga Diskominfo," ujarnya.

Hal yang sama juga akan diterapkan pada wisata kuliner Minggon Jatinan yang mulai dibuka pada Minggu (24/10/2021) lalu.

Ketua TP PKK Uni Kuslantasi mengatakan selain syarat telah divaksin, aplikasi pedulilindungi juga akan menjadi penunjang penerapan prokes pada wisata yang berlokasi di Hutan Kota Rajawali itu.

"Nanti pada minggu kedua dan selanjutnya, vaksin menjadi syarat selain itu juga kami akan menerapkan aplikasi pedulilindungi, karena lokasi kami berada di pinggir jalan pantura sehingga untuk prokes kami sangat hati-hati," pungkas penggagas wisata kuliner bertema makanan jadul itu.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved