Breaking News:

Polresta Solo Periksa 26 Saksi Kasus Kematian Mahasiswa UNS Diklat Menwa

Polresta Solo telah memeriksa 26 orang sebagai saksi kasus kematian Gilang mahasiswa UNS yang diklat Menwa.

TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo gandeng sejumlah ahli dalam kasus dugaan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa UNS, Gilang Endy Saputra dalam diklat Menwa 

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, satu di antara ahli yang digandeng adalah ahli kesapmataan. 

Hal itu dilakukan, mengingat kegiatan diklat Menwa yang dilaksanaan sarat dengan kegiatan terkait fisik. 

"Tentu yang namanya kegiatan fisik, harus ada SOP (Standar Operasional Prosedur, red) tersendiri. Ini yang akan juga kita dalami," ucap Ade, Rabu (27/10/2021). 

Baca juga: Hasil Autopsi Gilang Mahasiswa UNS Solo Tewas Diklat Menwa

Baca juga: Kronologi Lengkap Kegiatan Menwa yang Sebabkan Mahasiswa UNS Meninggal

Baca juga: Apa Itu Menwa? Sejarah dan 6 Syarat Menjadi Resimen Mahasiswa

Ade mengungkapkan, ahli forensik juga akan dimintai keterangan, guna menguatkan autopsi yang masih ditunggu hasilnya. 

"Keterangan ahli ini untuk menguatkan dugaan kekerasan yang terjadi. Serta apakah ada pelanggaran SOP," terangnya. 

Selain itu, Polresta Solo kembali periksa 8 saksi terkait dugaan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa UNS, Gilang Endi Saputra dalam diklat Menwa yang digelar Sabtu (23/10/2021) lalu. 

Sebelumnya, pihak kepolisian telah memeriksa 18 saksi.

Sehingga, jumlah total saksi yang sudah diperiksa sebanyak 26. 

Ade Safri mengungkapkan, sejumlah saksi yang diperiksa merupakan panitia dan peserta diklat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved