Berita Solo

Ada Barang Bukti Baru Kasus Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diksar Menwa, 23 Saksi Diperiksa

Polisi telah memeriksa 23 saksi kasus mahasiswa UNS meninggal, GE (20),  saat mengikuti diksa resimen mahasiswa (Menwa).

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Jenazah GE yang meninggal saat diklat Menwa UNS di rumah duka Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -  Polisi telah memeriksa 23 saksi kasus mahasiswa UNS meninggal, GE (20),  saat mengikuti diksa resimen mahasiswa (Menwa).

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sebelumnya pihak telah memeriksa 18 saksi.

"Kemarin da 3 saksi yang diperiksa," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (21/10/2021).

"Dan sore ini kita periksa 5 saksi dari panitia dan peserta yang ikut acara diklat," imbuhnya.

Dari lima orang yang dipanggil hari ini, dua orang sudah datang pada siang tadi, sehingga total sudah ada 23 saksi yang diperiksa.

Dari pemeriksaan saksi tersebut, sejumlah barang bukti baru ditemukan.

"Ada beberapa barang bukti yang muncul dari pemeriksaan saksi, penyidik sudah melakukan penyitaan," jelas dia.

"Barang buktinya berupa barang elektronik," ujarnya.

Barang bukti kemudian dikirim ke Mapolda Jateng untuk dianalisa.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," katanya.

"Penyidik akan bersurat kepada LPSK untuk memberikan pendampingan saksi, agar kasus ini segera terungkap," aku dia.

Belum Ditetapkan Tersangka

Polisi menyebut belum menetapkan tersangka meski tewasnya mahasiswa UNS, GE (20) saat diklat Menwa diduga pukulan hingga terjadi penyumbatan otak.

Kasatreskrim Polresta Surakarta AKP Djohan Andika mengatakan, ada banyak saksi yang diperiksa yang terdiri dari peserta, panitia dan pembina.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved