Breaking News:

Kendal Beribadat

Bangun Sistem Pengembangan SDM ASN, Pemkab Kendal Gelar Sosialisasi Model Pembelajaran Kolaborasi

Sosialisasi Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Rangka Membangun Sistem Pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB KENDAL
BKPP Kabupaten Kendal membuka dan meresmikan Sosialisasi Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Rangka Membangun Sistem Pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kendal membuka dan meresmikan Sosialisasi Model Pembelajaran Kolaborasi dalam Rangka Membangun Sistem Pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (27/10/2021).

Kepala BKPP Kabupaten Kendal Wahyu Hidayat menjelaskan, tujuan Model Pembelajaran adalah memberikan peningkatan SDM bagi ASN sesuai visi misi Pemerintah Kendal.

“Tujuan utama tentu meningkatkan SDM kita di kalangan ASN agar dapat memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat. Kemudian mampu mengikuti kemajuan teknologi saat ini yaitu revolusi industry 4.0 dan society 5.0,” jelas Wahyu Hidayat.

Bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Bupati Kendal Dico M. Ganinduto membuka sekaligus menyampaikan perlu adanya reformasi diklat ASN untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan pengembangan kompetensi ASN.

Dia mengatakan model pembelajaran kolaborasi dilakukan ASN memanfaatkan platform Gerakan Pinter Bareng Learning Management System (Gerak Terbang LMS) secara interaktif dan kolaboratif.

“Hal in sebagai strategi pengembangan SDM ASN di Kabupaten Kendal agar lebih kompetitif dan professional, termasuk membangun sinergitas dan memperkuat kolaborasi dengan lembaga pelatihan dan komunitas pembelajaran yang mendukung tercapainya Visi – Misi,” ujar Dico M. Ganinduto.

Bupati Kendal berharap adanya upaya peningkatan SDM ASN dapat meningkatkan kualitas dan keterampilan pengembangan kompetensi ASN untuk menunjang kinerja Perangkat Daerah guna berkontribusi dalam pencapaian.

Model pembelajaran kolaborasi dilakukan ASN memanfaatkan Platform Gerakan Pinter Bareng Learning Management System (Gerak Terbang LMS) secara interaktif dan kolaboratif serta aplikasi Analisa Kebutuhan Diklat (AKD Digital) yang dijadikan sebagai tools untuk mengukur dan mengindenitifkasi kebutuhan diklat secara individu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved