Breaking News:

Berita Karanganyar

Bupati Karanganyar Minta Luas Lahan Pertanian Berkelanjutan Dijaga

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta luas lahan pertanian pengan berkelanjutan (LP2B) dijaga dan dipertahankan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan dalam acara pembinaan pegawai Dispertan PP Karanganyar di Tawangmangu, Kamis (28/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta luas lahan pertanian pengan berkelanjutan (LP2B) dijaga dan dipertahankan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Yuli sapaan akrabnya saat  memberikan pembinaan kepada pegawai Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) di Tawangmangu pada Kamis (28/10/2021).

Dalam kesempatan itu, Yuli menyampaikan, Kabupaten Karanganyar mengusung tagline maju dan berdaya saing pada tahun ini.

"Jangan diubah-ubah lahan pertanian berkelanjutan. Maka kita jaga LP2B-nya," katanya.

Adanya Bedungan Gondang Kecamatan Ngargoyoso dan Jlantah Kecamatan Jatiyoso akan mendukung sektor pertanian di wilayah sekitarnya.

Bertepatan dengan HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar pada 18 November 2021, Pemkab ingin memperkenalkan kepada masyarakat produk-produk unggulan yang ada terutama dalam sektor pertanian.

Selain itu juga akan ditampilkan produk-produk yang telah diekspor.

Kepala Dispertan PP, Siti Maesyaroh mengatakan, hingga saat ini luas sawah di Kabupaten Karanganyar ada sekitar 22 hektare. Di sisi lain produktivitasnya mencapai rata-rata 7 ton per hektare.

"Setelah dimakan penduduk Karanganyar, 931 ribu jiwa, kita masih surplus hingga akhir Desember, 150 ribu ton," ucapnya.

Sementara itu populasi sapi di Kabupaten Karanganyar mencapai 66 ribu ekor. Sedangkan populasi domba dan kambing ada 130 ribu ekor.

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-104 Kabupaten Karanganyar telah menyiapkan produk-produk unggulan.

Selain itu dinas juga akan menampilkan teknologi dalam pertanian yakni memupuk tahan menggunakan drone.

Adanya teknologi itu diharapkan dapat menarik minat para kaum milenial dalam sektor pertanian. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved