Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Juventus

Juventus Kalah Terus, Massimiliano Allegri Seperti Amnesia

Juventus Kalah Terus di Serie A Liga Italia, Massimiliano Allegri Seperti Amnesia

Mike Kireev / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Juventus Kalah Terus, Massimiliano Allegri Seperti Amnesia 

Juventus Kalah Terus, Massimiliano Allegri Seperti Amnesia

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri seolah amnesia melihat anak asuhnya.

Ia mengaku tak mengenali lagi jati diri tim asuhannya, Juventus.

Hal ini ditengarai karena Juventus kalah di kandang sendiri saat menjamu Sassuolo di Serie A Liga Italia.

Baca juga: Super Tengil, Pahlawan Sassuolo Maxime Lopez Tiru Selebrasi Ronaldo Setelah Jebol Gawang Juventus

Baca juga: Inter Milan Tanpa Inzaghi Moncer, Alexis Sanchez Kembali Starter dan Buat Asist Lawan Empoli

Baca juga: Kronologi Pemecatan Ronald Koeman, Tak Menduga Rapat Singkat di Pesawat Akhiri Karier di Barcelona

Baca juga: Hasil Lengkap French Open 2021, The Daddies dan Pramel Menang Lagi, Minions Lolos Tanpa Berkeringat

Pelatih kepala Juventus Italia Massimiliano Allegri (kanan) berbicara dengan bek Juventus Italia Leonardo Bonucci selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Sassuolo pada 27 Oktober 2021 di stadion Juventus di Turin.
Pelatih kepala Juventus Italia Massimiliano Allegri (kanan) berbicara dengan bek Juventus Italia Leonardo Bonucci selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan Sassuolo pada 27 Oktober 2021 di stadion Juventus di Turin. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Melawan klub medioker Sassuolo, anak asuh Allegri harusnya bisa menang.

Namun kenyataannya, Juventus justru dipermalukan di depan publiknya sendiri.

Kekalahan ini terasa kian ironis bagi Juventus.

Pasalnya, klub berjuluk Si Nyonya Tua ini terjebak di posisi ke-7 klasemen sementara.

Jarak Juventus dengan pemuncak klasemen saat ini AC Milan juga terlampau jauh, yakni 13 poin.

Meski tidak mustahil mengejar, namun Juventus butuh kerja yang lebih keras lagi untuk mendaki ke papan atas klasemen.

Kekalahan Tragis Melawan Sassuolo

Diketahui, Juventus seperti sudah kembali ke trek setelah start buruk gagal menang dalam tiga pertandingan pertama di Liga Italia.

Si Nyonya Tua tidak terkalahkan dalam 9 pertandingan terakhir di semua kompetisi dan memenangi 7 di antaranya.

Namun, Juventus seperti kembali ke setelan pabrik saat secara mengejutkan kalah 1-2 dari Sassuolo, Rabu (27/10/2021).

Padahal, pertandingan pekan ke-10 Liga Italia itu dilangsungkan di Juventus Stadium.

Juventus kini tercatat sudah kalah dua kali di kandang sendiri di Liga Italia musim ini.

Sebelum Sassuolo, Empoli juga sukses mempermalukan Juventus di kandangnya pada pekan ke-2 Liga Italia, 28 Agustus lalu.

Sebelum musim ini, Juventus merasakan 15 kali kalah di kandang, tetapi itu terjadi dalam selang waktu 10 tahun.

Sekarang dalam tempo dua bulan, Juventus mengalami dua kekalahan di kandang dari lawan yang termasuk kelas "tidak-tidak".

Mengakui tim asuhannya bermain buruk, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengeluarkan komentar seperti dirinya tidak mengenali Tim Hitam-Putih.

"Juventus tidak pernah kebobolan di menit ke-95 dan hal itu tidak boleh terjadi lagi," kata Massimiliano Allegri seperti dikutip dari Football Italia.

Dalam laga melawan Sassuolo, Juventus dua kali kejebolan walaupun sedang dalam momentum menyerang lawan habis-habisan.

Di menit terakhir babak pertama, Davide Frattesi membawa Sassuolo unggul 1-0.

Juventus susah payah menyamakan skor lewat Weston McKennie di menit ke-76.

Tetapi, mereka kebobolan lagi di menit penghabisan lewat sebuah serangan balik yang diselesaikan Maxime Lopez.

"Kami terlalu panik bahkan ketika momentum ada di pihak kami setelah skor imbang," tambah Allegri.

"Kami harus memperbaiki kesalahan."

"Kami tidak bisa kebobolan gol lewat serangan balik."

"Tidak ada gunanya membicarakan target, kami tidak bisa melihat klasemen sekarang."

Menyimak situasi sekarang, memang jadi sulit mengenali Juventus.

Tim asuhan Massimiliano Allegri seperti bukan Juventus yang biasanya.

Juventus hanya mencetak 14 gol, bahkan kalah dari Genoa (15) yang berada di zona degradasi.

Leonardo Bonucci dkk. sudah kebobolan 13 gol, terbanyak kedua di antara tim-tim 10 besar klasemen.

Dari 13 pertandingan yang sudah dilalui di semua kompetisi, hanya 4 kali Juventus bisa mencetak lebih dari satu gol dalam sebuah laga.

Di Liga Italia, Juventus tidak bisa menang dengan selisih lebih dari satu gol.

Juventus juga tercatat sudah kehilangan 7 poin dari posisi unggul di Liga Italia musim ini.

"Kami harus merefleksikan bagaimana menangani pertandingan," kata Allegri lagi.

"Kami punya banyak peluang mencetak gol, tetapi saat tidak memanfaatkannya, semua menjadi lebih sulit."

"Kami terlalu panik menjelang akhir pertandingan dan hal itu tidak boleh terjadi."

"Ini bukan masalah fisik, tetapi lebih ke mental," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved