Breaking News:

Berita Batang

Kepala Diskominfo Jateng Ajak Warga Batang Tangkal Hoaks Covid-19 Dengan Literasi Digital

Diskominfo Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Jawa Tengah berupaya mengajak masyarakat Kabupaten Batang untuk melawan oaks seputar Covid-19.

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Diskominfo Batang
Talkshow Melawan Hoaks dengan Literasi Digital, di Lembaga Penyiaran Publik (LPPL) Radio Abirawa FM, Kabupaten Batang, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Hingga saat ini berita hoaks seputar Covid-19 masih merajalela di masyarakat.

Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Jawa Tengah berupaya mengajak masyarakat Kabupaten Batang untuk melawan penyebarannya dengan memanfaatkan literasi digital.

Kepala Diskominfo Jawa Tengah, Reina Retnaningrum mengatakan saat ini hoaks seputar Covid-19 dan vaksinasi masih menyebar di kalangan pengguna media online.

Masyarakat bisa mengkonfirmasi kebenaran sebuah informasi melalui website Coronajatengprov.go.id, supaya masyarakat milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

"Di sana bisa dilihat berapa jumlah yang terkonfirmasi dan yang sembuh hingga yang sedang isolasi mandiri maupun terpusat yang didukung kearifan lokal Jogo Tonggo,” tuturnya, usai menggelar talkshow Melawan Hoaks dengan Literasi Digital, di Lembaga Penyiaran Publik (LPPL) Radio Abirawa FM, Kabupaten Batang, Rabu (27/10/2021).

Ia menjelaskan, untuk menangkal hoaks di era digital perlu kerja keras dengan meliterasi masyarakat. 

Terlebih generasi milenial sangat dekat dengan teknologi, maka mereka harus memiliki tata krama dalam bermedia sosial yang cerdas.

“Kemenkominfo RI tak henti-hentinya memberikan literasi digital. Dan di tahun 2022 akan bekerja sama dengan kabupaten/kota se-Indonesia dengan target 200 ribu akan diberikan literasi digItal dari berbagai jenis,” ujarnya.

Ia menambahkan, meliterasi digital tidak hanya diberikan kepada generasi milenial, tetapi juga menyasar pada kaum lansia yang sudah begitu dekat dengan dunia digital.

“Mau tidak mau masyarakat diarahkan untuk pandai menggunakan aplikasi Pedulilindungi, di sana dilengkapi berbagai fitur lengkap seperti mengecek posisi keberadaan diri di suatu tempat atau yang sedang melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi darat, laut maupun udara,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved