Breaking News:

Berita Solo

Menwa UNS Dibekukan Sementara Imbas Meninggalnya Peserta Diksar 

Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengambil kebijakan untuk membekukan sementara aktivitas atau kegiatan resimen mahasiswa (Menwa).

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Jenazah GE yang meninggal saat diklat Menwa UNS di rumah duka Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -  Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengambil kebijakan untuk membekukan sementara aktivitas atau kegiatan resimen mahasiswa (Menwa).

"Hari ini, kegiatan di Menwa sudah dibekukan sementara," kata Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Sutanto, Rabu (27/10/2021).

Hal itu sebagai tindaklanjut atas kasus meninggalnya seorang mahasiswa UNS yang mengikuti Diksar Menwa beberapa waktu lalu.

"Sudah ditutup semua kantor, sekalian mengamankan barang bukti di sana," imbuhnya. 

Selain itu, pihak kampus juga membentuk tim evaluasi atas tragedi Diksar Menwa UNS ini. 

Menurut Sutanto, tim evaluasi sudah mulai bekerja hari ini, untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan.

"Hasil tim evaluasi ini akan kita putuskan, untuk dibekukan atau tidak," ujarnya. 

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS Prof Ahmad Yunus menambahkan, tim evaluasi ini akan selalu berkoordinasi dengan pihak kampus. 

Selain itu, UNS juga sudah mengirimkan surat keterangan resmi terkait kronologi tragedi Diksar Menwa UNS kepada Menteri Pendidikan.

"Untuk hasil autopsi dari pihak kepolisian, kami masih menunggu," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved