Breaking News:

Berita Boyolali

Peringati Sumpah Pemuda, Sanggar Greget Sajikan Tari Gotong Royong 

Sanggar Greget Semarang suguhkan sejumlah tari untuk memeringati Hari Sumpah Pemuda. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Dok. Sanggar Greget Semarang
Tari Gotong Royong yang disajikan oleh Sanggar Greget Semarang dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10/2021). 

Tarian ini merupakan pengembangan dari gerak putri alus gaya ala Surakarta. 

"Kehadiran Shang Hyang Sri merupakan simbol sosok Dewi Padi yang penuh karisma keibuan," jelasnya. 

Sementara Tari Bagus Lembu merupakann tari kreasi putra gagah, pengembangan dari gaya Surakarta. 

"Pemuda Indonesia digambarkan dengan sosok gagah perkasa. Karena itu tidak heran jika dulu Soekarno (mantan Presiden Indonesia) hanya butuh 10 pemuda untuk mengguncang dunia," tuturnya. 

Tarian ini dibawakan Nangka Prada Cepogo Boyolali di dengan latar belakang keberadaan ikon sapi atau lembu perah yang menghasilkan susu. 

Sanggar Greget sengaja memilih tempat yang mengandung kearifan lokal untuk mengangkat potensi di daerah. 

"Seperti di Boyolali, yang terkenal susu sapinya. Kami coba membawakan tarian sambil mengangkat potensi wisata budaya," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi menuturkan, pihaknya mendukung Sanggar Greget yang membawakan tari di titik-titik desa wisata. 

"Atraksi budaya yang disuguhkan Sanggar Greget ini bisa menjadi nilai tambah untuk daya tarik desa wisata yang ada di Jateng," ucapnya. 

"Dipersembahkan dalam panggung desa wisata, yang mengolaborasikan antara anak-anak muda di desa wisata, dengan Sanggar Greget semarang. Mereka tidak hanya menyatukan tekad, tapi juga menyatukan kata untuk langkah ke depan. Ini juga makna dari Sumpah Pemuda," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved