Breaking News:

Berita Kudus

RSUD Kudus‎ Siapkan 38 Unit Bed Elektrik Untuk Optimalkan Layanan BPJS Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kabupaten Kudus mengoptimalkan penyerapan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr Noor Hadi‎ menunjukkan fasilitas layanan di Gedung Jantung RSUD Kudus, Kamis (28/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kabupaten Kudus mengoptimalkan penyerapan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 yang dianggarkan sebesar Rp 27,7 miliar pada perubahan APBD 2021.

Rinciannya sebesar Rp 20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan transcortical magnetic stimulation (TMS), oksigen generator Rp ‎6 miliar dan pengadaan bed elektrik sebesar Rp 1,7 miliar.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kudus, dr Noor Hadi ‎menjelaskan, pengadaan bed elektrik itu dilakukan karena untuk mempersiapkan diri terkait rencana penghapusan kelas kepesertaan BPJS Kesehatan pada 2023 mendatang.

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Donat Pisang Empuk Wangi

Baca juga: Dapat HP Tapi Kehilangan Nyawa, Dua Jambret Ditabrak Mobil Taksi Online

Baca juga: Bangkitkan Semangat, IndiHome Serahkan Bantuan Senilai Rp 420 Juta

Rencananya program BPJS Kelas tanpa kelas itu juga akan disosialisasikan pada tahun 2022 mendatang.

"BPJS Kesehatan mulai menerapkan non kelas pada 2023, tapi rencananya pada 2022 akan ada uji cobanya," ujar dia.

Sebagai rumah sakit plat merah tipe B yang mendapatkan penghargaan sebagai rumah sakit palling berkomitmen dengan BPJS Kesehatan 2021.

Maka‎ pihaknya menilai RSUD Kudus perlu menjadi percontohan bagi rumah sakit lain se-eks karesidenan Pati.

"Komitmen kami untuk menjadi rumah sakit percobaan itu pada tahun depan, karena kemungkinan kami akan menjadi rumah sakit percontohan," ujar dia.

‎Dalam menyiapkan program tersebut, pihaknya perlu menyediakan bed elektrik untuk dipakai peserta BPJS Kesehatan.

Pasalnya selama pandemi terjadi, banyak bed yang rusak. Sehingga rumah sakit plat merah juga sempat harus meminjam dari pihak luar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved