Breaking News:

Berita Karanganyar

BPBD Karanganyar Telah Pasang Lima EWS di Daerah Rawan Longsor Tahun Ini

BPBD Karanganyar telah memasang lima early warning system atau alat deteksi dini pergerakan tanah di daerah rawan longsor pada tahun ini

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Perangkat EWS yang terpasang di sekitar bekas longsoran wilayah Dukuh Sedayu Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar telah memasang lima early warning system (EWS) atau alat deteksi dini pergerakan tanah di daerah rawan longsor pada tahun ini.

Direncanakan BPBD Karanganyar memasang tujuh EWS bantuan dari PSB UNS Solo dan Kemenristek Dikti pada tahun ini. Akan tetapi dari jumlah bantuan tersebut, BPBD Karanganyar baru memasang lima alat deteksi dini.

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Karanganyar, Hartoko menyampaikan, lima EWS sudah terpasang di dua kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso dan Tawangmangu.

Seorang warga melintas di kebun yang dulunya merupakan rumah yang telah dirobohkan karena rusak parah diterjang material longsor di Dukuh Sedayu Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.
Seorang warga melintas di kebun yang dulunya merupakan rumah yang telah dirobohkan karena rusak parah diterjang material longsor di Dukuh Sedayu Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. (Tribun Jateng/Agus Iswadi)

"Di Wonorejo ada dua dan Wonokeling satu (Jatiyoso) serta di Tengklik dan Salere (Tawangmangu)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (30/10/2021).

Dia menjelaskan, pertimbangan pemasangan EWS di lokasi tersebut karena ada potensi tanah longsor yang mengancam pemukiman warga di sekitaran tebing.

Sedangkan dua EWS rencananya akan dipasang di Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso dan Gondang Gentong Kecamatan Karangpandan.

"Di Jatirejo ada tiga rumah yang terancam dan di Gondang Gentong ada retakan tanah tapi pergerakan tanahnya lambat. Ditargetkan minggu depan sudah terpasang," ucapnya.

Menurutnya dengan adanya pemasangan EWS tersebut akan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekitar dalam mitigasi bencana. Di samping mengantisipasi adanya korban jiwa akibat tanah longsor.

Adapun sebelumnya sudah terpasang 17 alat EWS di lokasi rawan tanah longsor wilayah Kabupaten Karanganyar. Seperti Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu Karangpandan, Jenawi, Kerjo, Matesih dan Jatiyoso.

Dari pantauan di bekas longsoran yang ada di Dukuh Sedayu Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu. perangkat EWS telah terpasang di sekitar kawasan tersebut.

Warga sekitar Desy Novita Sari (25) berharap adanya pemasangan EWS itu dapat bermanfaat bagi keselamatan masyarakat sekitar.

Rumah yang ditempati Desy jaraknya sekitar 200 meter dari bekas longsoran yang pernah menelan satu korban jiwa pada akhir Desember 2020 lalu. Total ada dua KK terdiri dari delapan jiwa yang kini menghuni rumah tersebut.

"Kalau ada apa-apa bisa langsung menyelamatkan diri," ucapnya.

Hingga kini Desy masih khawatir apabila turun hujan lebat dengan intensitas lama.

"Kalau hujan lebat tidurnya di depan (ruang). Kalau nggak ya ke rumah tetangga yang aman," jelasnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved