Breaking News:

Berita Semarang

Jack Disabilitas Semarang Andalkan Gosend Kirim Pesanan Konsumen saat Pandemi Covid-19

Joko disabilitas Semarang mengandalkan GoSend untuk mengantarkan pesanan kaus kepada konsumen.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Joko Tri Saptono menunjukkan beragam produk UMKM hasil karyanya di rumah, Jalan Kesatrian 2 Blok K Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Joko Tri Saptono (52) disabilitas daksa Semarang, langkah kakinya memang tak seluwes orang normal.

Dua tongkat kruk bak kembaran kedua kakinya yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kesehariannya.

Meski kondisi fisik terbatas tapi tidak dengan kemauannya untuk terus berkarya melalui sejumlah produk UMKM yang dikelolanya.

Deretan produk hasil kreasi pria yang akrab disapa Jack itu dapat dilihat di teras rumahnya di Jalan Kesatrian 2 Blok K Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang.

Di teras tersebut, ada lemari kaca ukuran sekira 2 meter x 2 meter.

Di dalam lemari itu terdapat produk-produk di antaranya pigura, mug, kaus sablon, gantungan kunci dan jenis suvenir lainnya.

"Untuk produk suvenir yang paling laris di masa pandemi adalah kaus sablon," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (29/10/2021).

Selama Covid-19 yang melanda hampir dua tahun terakhir penjualan kausnya tetap lancar pesanannya.

Tiap bulan rata-rata mampu menjual 30 sampai 60 kaus.

Setiap kaus dijual dengan harga Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved