Breaking News:

Berita Pekalongan

Arus Tiba-tiba Deras, Remaja 15 Tahun Hanyut di Sungai Welo Pekalongan

Mirza (15) warga Klego Segorek Gg 3 RT 6 RW 3, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan hanyut terbawa arus Sungai Welo, Kecamatan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
Dokumentasi Polsek Doro
Anggota Polsek Doro saat meminta keterangan terhadap korban yang selamat yang terbawa arus sungai. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Mirza (15) warga Klego Segorek Gg 3 RT 6 RW 3, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan hanyut terbawa arus Sungai Welo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (31/10/2021).

Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto mengatakan, korban dilaporkan tengah bermain bersama temannya di objek wisata Tapak Menjangan Sungai Welo. Saat bermain korban terbawa arus sungai.

"Tadi sekira pukul 13.00 WIB, ada empat orang berwisata di objek wisata Tapak Menjangan, kemudian dua anak mandi di Sungai Welo. Lalu sekira pukul 13.15 WIB temannya yang tidak mandi berteriak memberikan peringatan agar segera naik ke darat, karena daerah atas sudah mendung gelap dan air sungai sudah mulai keruh," kata Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto saat dihubungi Tribunjateng.com, malam.

AKP Aries menjelaskan, kedua korban tidak mendengar teriakkan temannya.

Sungai tiba-tiba banjir dan kedua korban tersert arus.

"Kedua korban sempat berpegangan pada ranting pohon. Satu korban yang bernama Mirza (15) terseret arus sungai, karena tidak kuat berpegangan di ranting pohon, sedangkan 1 korban lainya atas nama Arif Samsudin (16) berhasil diselamatkan warga," jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan, untuk korban selamat langsung dibawa ke Puskesmas Doro untuk dilakukan pemeriksaan.

Kemudian, petugas Polsek Doro bersama BPBD Kabupaten Pekalongan dan tim SAR melakukan pencarian korban dengan jalur darat menyusuri aliran Sungai Welo.

"Ciri-ciri korban yang hanyut memakai kaos warna hitam lengan panjang dan celana kolor warna hitam kombinasi hijau," imbuhnya.

Kapolsek Doro menambahkan, karena cuaca di lokasi kejadian hujan deras dan air sungai tambah naik, pencarian korban dihentikan sementara.

"17.30 WIB pencarian korban dihentikan sementara, karena mengingat cuaca tidak mendukung. Besok pagi pencarian dilakukan kembali oleh tim SAR gabungan," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved