Berita Video
Video Rumah Warga Demak Tiba-Tiba Ambruk Akibat Hujan
Hujan lebat yang melanda sebagian wilayah Kab Demak sejak Minggu (31/10/2021) semalam hingga dini hari menyebabkan rumah Sumir (55)
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Berikut ini video Rumah Warga Demak Tiba-Tiba Ambruk Akibat Hujan
Hujan lebat yang melanda sebagian wilayah Kab Demak sejak Minggu (31/10/2021) semalam hingga dini hari menyebabkan rumah Sumir (55), di RT 1 RW 7 Ds Ruwit, Kec Wedung, tiba-tiba ambruk hingga rata dengan tanah.
Sumir merupakan seorang petani yang hidup bersama dua anak dan satu cucunya.
Ia mengaku ditinggal suami tanpa kabar sejak sekitar 25 tahun lamanya.
Peristiwa robohnya rumah kayu tersebut terjadi pada Senin (1/11/2021) pagi tadi.
Saat peristiwa yang terjadi tiba-tiba itu, Sumir sedang keluar rumah menuju sawah untuk bertani.
Sedangkan, anak-anak dan cucu Sumir tengah menginap di rumah saudaranya yang berada satu desa.
R
umah berukuran 12x6 meter tersebut saat itu sedang kosong sehingga tidak ada korban dari musibah tersebut.
Orang yang pertama kali mengetahui robohnya rumah Sumir yakni tetangganya.
“Saat dengar suara ‘brak!’ kencang, saya langsung menuju lokasi, ternyata rumah Bu Sumir sudah ambruk ‘bruk’,” ujar Ahmad Sokib (42).
Warga lain yang mendengar suara itu juga keluar dan melihat keadaan.
Sumir yang diberitahu tetangga lalu bergegas pulang dan melihat kondisi rumahnya.
Kepala Desa Ruwit, Supriyanto, mengungkapkan bahwa rumah yang ditinggali Sumir memang sudah rapuh sejak lama dan Sumir membutuhkan bantuan untuk perbaikan.
“Kerugian yang dialami Bu Sumir sekitar Rp 45 juta. Rp 30 juta untuk kira-kira bangunannya dan sisanya perabotan dan peralatan di dalamnya.
Saya mohon kepada Pemkab Demak, termasuk BPBD, PMI, penyelenggara program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan instansi terkait bisa membantu beban Bu Sumir yang sedang mengalami bencana ini.
Yang paling penting, bersyukurnya, Bu Sumir dan sekeluarga selamat,” ujar Supriyanto.
Warga setempat kemudian membantu membereskan sisa puing-puing bangunan rumah Sumir, termasuk genting-genting.
Sumir juga terlihat mengangkat kayu-kayu reruntuhan untuk dirapikan.
Sumir sendiri mengaku tidak merasa bahwa rumahnya akan roboh secepat itu.
Ia hanya sedikit merasa tidak nyaman saat terjadi hujan yang cukup lebat di sana. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :