Berita Kendal

Petani Kena Cangkul Bakal Diobati BP Jamsostek, Jaminan Uang Santunan Meninggal Rp 42 Juta

BP Jamsostek cabang Kendal menargetkan kepesertaan dari bidang pertanian yakni para petani.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
BP Jamsostek cabang Kendal memberikan santuan kepada keluarga ahli waris almarhum petani Chaerul Umam sebesar Rp 61,4 juta. Berupa santunan kematian, hari tua dan beasiswa untuk pendidikan anak yang ditinggalkan, Selasa (2/11/2021) ketika menggelar sosialisasi di Aldila Resto. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - BP Jamsostek cabang Kendal terus memperluas jangkauan masyarakat yang mendapatkan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian.

Ekspansi terus digencarkan dengan menggandeng para petani yang tersebar di 20 kecamatan, Kabupaten Kendal.

Kepala Kantor BP Jamsostek cabang Semarang Pemuda, Teguh Wiyono mengatakan, upaya BP Jamsostek dalam melakukan sosialisasi kepada para petani Kendal dengan menggandeng mitra kerja Komisi IX DPR RI.

Dengan menggencarkan sosialisasi, pihaknya berharap akan lebih banyak lagi petani yang terjamin dari resiko kecelakaan kerja yang mengancam kapan pun.

Khususnya saat menjalankan profesi sebagai petani di sawah ataupun ladang. 

"Resiko setiap pekerjaan pasti ada. Misal, petani bisa saja beresiko terkena cangkul dan alat-alat lainnya. Dengan menjadi peserta BP Jamsostek, jika terjadi kecelakaan, pengobatannya akan ditanggung," terangnya saat melakukan sosialisasi di Aldila Resto, Selasa (2/11/2021).

Diketahui, jumlah petani di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 87.315 orang.

Potensi ini bisa mendongkrak jumlah kepesertaan BP Jamsostek cabang Kendal dengan sosialisasi yang maksimal.

Sehingga, jumlah warga yang akan terjamin dari kecelakaan kerja dan kematian akan tumbuh. 

Teguh Wiyono menjelaskan, petani yang menjadi peserta BP Jamsostek akan mendapatkan kemanfaatan dari program-program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Petani cukup membayar iuran sebesar Rp 16.800 per bulan, sudah termasuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Misal, jika peserta BP Jamsostek meninggal sekalipun di luar kecelakaan kerja, tetap mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli warisnya. 

Kebermanfaatan berlanjut jika yang bersangkutan mempunyai anak usia sekolah.

Otomatis akan mendapatkan bantuan berupa beasiswa pendidikan dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved