Breaking News:

Berita Karanganyar

Satresnarkoba Polres Karanganyar Tangkap Dua Orang Pengedar Ganja Kering, Sepaket Dijual Rp 100 Ribu

Jajaran Satresnarkoba Polres Karanganyar berhasil menangkap dua orang warga Kecamatan Jumantono yang mengedarkan ganja kering. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla dan Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menunjukan barang bukti bukti kasus peredaran narkotika. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jajaran Satresnarkoba Polres Karanganyar berhasil menangkap dua orang warga Kecamatan Jumantono yang mengedarkan ganja kering. 

Dari tangan kedua pelaku masing-masing Agung (27) dan Saiful (25), polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa bungkus plastik berisi ganja kering seberat 5,02 gram, uang tunai Rp 70 ribu dan handphone. 

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla menyampaikan, kedua pelaku berhasil dibekuk oleh jajaran Satresnarkoba di rumah seorang pelaku di wilayah Desa Genengan Kecamatan Jumantono pada Kamis (28/10/2021) pukul 12.00. 

Baca juga: Gerakan Wisata Sehat, Upaya Bangkitkan Kembali Sektor Pariwisata di Kota Semarang

Baca juga: Penyidik Satreskrim Polresta Solo Geledah Markas Menwa UNS, Sita Beberapa Barang Bukti Tambahan

Baca juga: Kolaborasi UIN Walisongo Semarang dan Mountrash Kelola Sampah lewat Aplikasi Android

"Tersangka 1 (Agung) mendatangi rumah tersangka II (Saiful) akan mengambil ganja kering untuk diedarkan," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (2/11/2021). 

Dia mengungkapkan, ganja kering itu rencananya akan diedarkan ke teman-teman dari pelaku.

Ganja kering tersebut diperoleh pelaku dari Danang warga Tawangmangu Kabupaten Karanganyar yang saat ini masih dalam pencarian.

Lanjutnya, saat ini jajaran Satresnarkoba masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan tersebut. 

"Pasal yang dikenakan Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun penjara," ucapnya. 

Pelaku, Agung mengatakan, paket berisi ganja kering itu dijual dengan harga Rp 100 ribu.

Adapun dia telah mengedarkan ganja sekitar 3-4 bulan. 

Baca juga: Penyidik Satreskrim Polresta Solo Geledah Markas Menwa UNS, Sita Beberapa Barang Bukti Tambahan

Baca juga: Membaiknya Permintaan Domestik, Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Nilai PMI

"Untuk kebutuhan keluarga. Kerja buruh bangunan. Awalnya (ganja) mau dipakai sendiri," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved