Breaking News:

Berita Sragen

242 Pegawai Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemkab Sragen Diambil Sumpah

242 pegawai jabatan fungsional yang tersebar di lingkungan Pemkab Sragen ikuti pelantikan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Wakil Bupati Sragen, Suroto ketika memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Sumonegaran, Selasa (2/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak 242 pegawai jabatan fungsional yang tersebar di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen ikuti pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan.

Pengambilan sumpah atau janji jabatan dilakukan oleh Wakil Bupati Sragen, Suroto di Pendopo Sumonegaran, rumah dinas Bupati Sragen, Selasa (2/11/2021).

Pada kesempatannya, Wabup Suroto menyampaikan selain 242 pejabat jabatan fungsional, ada satu orang pejabat admistratur, lima pejabat pengawas yang mengikuti sumpah janji jabatan.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen, Sutrisna dan jajaran yang telah melaksanakan tahapan dan semua prosedur penetapan.

Baik di jabatan administrator, jabatan pengawas dan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen. Pihaknya tentu berharap pegawai dapat melakukan tugas dengan baik.

"Saya berharap tugas dan fungsi jabatan saudara dapat dilaksanakan secara tertib, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Menurutnya, jabatan adalah penghormatan karena tidak semua orang mendapatkannya. Kehormatan hakiki dikatakannya tidak lahir dari tampilan kedudukan, melainkan dari sifat perilaku dan kinerja dalam pekerjaan.

Penghormatan akan berubah menjadi kehinaan jika seorang pejabat tidak melaksanakan tugas dengan baik, melakukan perbuatan tercela atau melanggar kode etik jabatan atau kode etik PNS.

Dirinya menegaskan jabatan yang didapatkan oleh pegawai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen adalah amanah yang harus dijalankan dan dipertahankan.

Suroto melanjutkan, jabatan fungsional ini muncul setelah pidato presiden RI, Joko Widodo usai pelantikan presiden periode kedua.

Dimana pejabat eselon I, II, III, IV harus diringkas menjadi dua saja digantikan dengan jabatan fungsional untuk menghargai keahlian, menghargai kompetensi.

"Jabatan fungsional adalah jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu yang tidak semua orang punya,"lanjut dia.

Untuk itu dirinya berpesan agar apapun keahlian dan keterampilan pegawai diharapkan mampu memberikan peran, menghadirkan sumbangsih dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sragen. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved