Breaking News:

Berita Kudus

4.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa di Kudus, Bakal Dikembalikan Ke Pusat

Sedikitnya 4.000 dosis vaksin AstraZeneca (AZ) kedaluwarsa di Kabupaten Kudus akan dikir‎im balik ke pemerintah pusat.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/RAKA F PUJANGGA
Petugas vaksinasi menunjukkan vaksin di RSUD Kudus beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 4.000 dosis vaksin AstraZeneca (AZ) kedaluwarsa di Kabupaten Kudus akan dikir‎im balik ke pemerintah pusat.

Hal itu menyusul tanggal kedaluwarsanya jatuh pada akhir bulan Oktober 2021 yang lalu.

Kepala Seksi (Kasi) Survalens Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Aniq Fuad menyampaikan, sudah berkoordinasi untuk mengirimkan kembali vaksin AstraZeneca tersebut.

Namun sampai menunggu waktu itu tiba, pihaknya akan tetap menyimpan vaksin itu dalam suhu minus 2-8 derajat celcius.

"Vaksinnya harus tetap disimpan dalam suhu tersebut sampai nanti ada kabar selanjutnya," ujar dia.

Sebenarnya, vaksin AstraZeneca yang masuk ke Indonesia punya daya simpan sampai dua tahun.

Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM‎) hanya memberikan batas waktu penggunaan selama enam bulan.

"Itulah kenapa vaksin AstraZeneca yang datang ke Indonesia tidak ada expired date (ED) yang lebih dari bulan Januari 2022," ujar dia.

Dia menyampaikan, biofarma bakal melakukan kajian ‎terkait kondisi vaksin itu masih layak digunakan atau tidak.

Jika masih layak, maka kemungkinan vaksin yang kedaluwarsa itu akan diedarkan kembali kepada masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved