Breaking News:

Berita Tangerang

Oknum Ustaz di Tangerang Cabuli Anak Dibawah Umur dengan Ajak Mandi Bersama

Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota memeriksa lima saksi terkait kasus pencabulan anak.

Editor: sujarwo
Warta Kota/ Gilbert Sem Sandro
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Bonar Pakpahan 

TRIBUNJATENG.COM - Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota memeriksa lima saksi terkait kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang ustaz di Kecamatan Pinang, Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Bonar Pakpahan mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Hingga saat ini, sebanyak lima orang saksi mata telah menjalani pemeriksaan guna mendalami kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang ustaz itu.

"Saksi yang sudah diperiksa ada lima orang, termasuk dari pihak terlapor," ujar Kompol Bonar Pakpahan kepada awak media usai menggelar konfrensi pers di Mapolrestro Tangerang Kota, Rabu(3/11/2021).

"Sekarang prosesnya masih tahap penyelidikan," sambungnya.

Lebih lanjut Bonar menjelaskan, untuk mengungkap kasus pencabulan, pihaknya terus bekerja lebih ekstra, guna menemukan informasi tambahan atas perlakuan tindak asusila di bawah umur itu.

Menurutnya, saksi yang diperlukan untuk mengungkap kasus pencabulan adalah pihak yang melihat peristiwa secara langsung.

"Kasus pencabulan ini agak susah memang, makanya tim kami terus bekerja lebih ekstra untuk mendapatkan informasi-informasi tambahan yang diperlukan," kata Bonar.

"Kasus pencabulan ini memerlukan saksi yang memang benar-benar melihat kejadian, selain dari pada korban," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan dua orang bocah berusia di bawah umur M (15) dan R (16) diduga telah mendapat perlakuan pelecehan dari seorang pria berinisial S yang merupakan warga Pinang, Kota Tangerang. S diketahui adalah seoranh ustaz.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved