Breaking News:

Berita Semarang

Wali Kota Semarang Hendi Tanam 6.100 Pohon Sukun

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya mendorong terwujudnya diversifikasi pangan untuk masyarakat di wilayah ibu kota Jawa Tengah.

Humas Pemkot Semarang 
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya mendorong terwujudnya diversifikasi pangan untuk masyarakat di wilayah ibu kota Jawa Tengah. Salah satunya penanaman serentak 6.100 pohon sukun 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi berupaya mendorong terwujudnya diversifikasi pangan untuk masyarakat di wilayah ibu kota Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan dengan memantik gerakan menanam yang dapat digunakan sebagai bahan makanan pengganti beras.

Salah satu upaya yang itu melalui penanaman serentak 6.100 pohon sukun yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang menyebutkan, proyek penanaman 6.100 pohon sukun di 16 kecamatan tersebut merupakan program jangkan panjang.

Pasalnya pohon sukun dengan tinggi 2-3 meter yang ditanam memiliki masa berbuah sekitar 3 tahun ke depan.

Untuk itu harapannya ribuan pohon sukun yang ditanam Pemerintah Kota Semarang saat itu bisa dijaga bersama semua pihak, sehinga bisa benar-benar bermanfaat.

Hendi menekankan, selain sebagai upaya mendorong diversifikasi pangan, sukun dipilih karena memiliki banyak manfaat lain yang dapat memberi dampak positif bagi Kota Semarang.

"Sukun ini mengandung karbohidrat yang tinggi, jadi bisa untuk pengganti nasi. Selain itu pohon sukun karena daunnya banyak, jadi rindang dan bisa menghasilkan banyak oksigen, sehingga membuat Kota Semarang ini bisa semakin adem," ujar Hendi saat melakukan penanaman sukun di Rowosari, Tembalang.

Ditambahkan, penanaman pohon sukun juga bisa sebagai upaya pencegahan longsor serta banjir. Hal itu dikarenakan sukun memiliki akar yang kuat sehingga mampun menyerap air dan menahan tanah.

"Untuk itu penanaman sukun ini juga cocok dilakukan pada wilayah perbukitan di Kota Semarang yang rawan longsor.

Dengan akar yang kuat diharapkan dapat mampu berdampak pada pencegahan longsor pada daerah yang ditanami," sebut Hendi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur menambahkan ke depannya akan meneruskan program penanaman sukun hingga pada proses pengolahan.

"Sebagaimana disampaikan bapak walikota, tanaman ini mengandung karbohirat yang cukup dan bisa menjadi alternatif bahan pangan pengganti beras atau terigu.

Kedepannya kita akan olah menjadi tepung sukun sehingga lebih awet dan tahan lama," tegas Hernowo. (eyf)

Baca juga: Sengitnya Persaingan Trio Biru di Klasemen Liga 1, Pekan Ini PSIS Berpeluang Kembali ke Tiga Besar

Baca juga: Puisi Hanya Aku - Brian Khrisna

Baca juga: Kebahagian Artis Ini Terkabul Diberi Kesempatan Menjadi Cleaning Service Masjid Nabawi

Baca juga: Artis Ini Curhat saat Jadi Cleaning Service di Masjid Nabawi, Ungkap Perasaannya: Aku Amat Bangga

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved