Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus HM Hartopo Dukung Penghijauan yang Dilakukan Laskar Lereng Muria

Bupati Kudus, HM Hartopo mengapresiasi langkah Laskar Lereng Muria yang ikut menghijaukan lereng Muria. 

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Bupati Kudus, HM Hartopo saat audiensi bersama Laskar Lereng Muria di Pendopo Kabupaten Kudus, saat didampingi Kepala Dinas PKPLH Kudus dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Kamis (4/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Penghijauan di wilayah Lereng Muria dan Patiayam terus digalakkan.

Satu di antaranya dilakukan Laskar Lereng Muria yang akan menanam kurang lebih 3.000 pohon buah di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus, HM Hartopo mengapresiasi langkah Laskar Lereng Muria yang ikut menghijaukan lereng Muria. 

Hal tersebut disampaikan saat audiensi di Pendopo Kabupaten Kudus, saat didampingi Kepala Dinas PKPLH Kudus dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Kamis (4/11/2021).

Baca juga: My-Zeo, Alat Pengolah Limbah Batik Karya Mahasiswa Unsoed Ukir Prestasi Ajang Internasional di Turki

Baca juga: Mitra10 Tegal Jadi Cabang ke-9 yang Dibuka Semasa Pandemi Covid-19 

Baca juga: Lewat MLT dari JHT, Permenaker Baru Dorong Buruh Bisa Punya Rumah Sendiri

Dia meminta, Laskar Lereng Muria fokus pada perawatan setelah menanam pohon. Seperti halnya pecinta lingkungan yang ulet merawat pohon yang ditanam. 

Berbagai pohon yang bermanfaat untuk menyerap air dan mencegah longsor tersebut harus terus dipantau pertumbuhannya. 

Pasalnya, selama ini pohon-pohon buah yang telah ditanam umurnya tak sampai sebulan. Kebanyakan pohon tersebut dicabuti oleh masyarakat sekitar yang biasa bertani di sana.

"Mohon Laskar Lereng Muria ini terus memantau pohon-pohon yang ditanam. Pengalaman yang sudah-sudah, pohon buah yang ditanam di sana umurnya tak sampai sebulan karena bibitnya dicabut. Ya layaknya pecinta lingkungan yang dengan ulet memperhatikan bibit sampai tumbuh," pesannya.

Hartopo meminta Laskar Lereng Muria mensosialisasikan penanaman pohon kepada masyarakat sekitar. 

Dengan begitu, masyarakat lebih paham dan ikut merawat pohon-pohon yang ditanam. Pihaknya pun meminta Laskar Lereng Muria memberikan sosialisasi untuk menjaga lereng Muria tetap hijau agar terhindar dari tanah longsor dan banjir.

"Kalau bisa sosialisasikan dulu ke masyarakat terkait rencana penanaman pohon. Biar masyarakat juga paham dan harapannya tidak mencabuti pohon," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Laskar Lereng Muria, Agus Riawan menyampaikan penanaman pohon akan dilaksanakan pada 25 November 2021 di Desa Soco.

Pihaknya juga berencana akan membagikan bibit pohon kepada masyarakat. Sesuai dengan tujuan kegiatan yakni menjaga lereng Muria hijau dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami juga akan membagikan bibit pohon kepada masyarakat. Kami memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved