Breaking News:

Berita Batang

Creative Farm Batang Wisata Edukasi Petik Buah dan Pengembangan Hortikultura

reative Farm Batang di Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah bisa menjadi sarana wisata sekaligus belajar berkebun.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Creative Farm Batang di Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah bisa menjadi sarana wisata sekaligus belajar berkebun.

Pengunjung bisa menikmati beberapa aneka tanaman hortikultura lokal yang dapat langsung selain itu juga mendapat edukasi berupa cara pembenihan, pembibitan, panen, hingga pengolahan.

Sebagai pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) yang dibina oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpaperta) Kabupaten Batang, Creative Farm juga menjadi sarana pengembangan untuk para petani.

Baca juga: Warung Makan di Jaten Karanganyar Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta

Baca juga: Bupati Kudus HM Hartopo Dukung Penghijauan yang Dilakukan Laskar Lereng Muria

Baca juga: My-Zeo, Alat Pengolah Limbah Batik Karya Mahasiswa Unsoed Ukir Prestasi Ajang Internasional di Turki

"Jadi Creative Farm ini sebagai wadah atau sarana pengembangan tanaman hortikultura untuk petani, tidak hanya bagi petani kami juga terbuka untuk masyarakat yang ingin belajar berkebun sehingga kami buka sebagai wisata edukasi," tutur Pengelola Pusdiklat Creative Farm, Harto saat ditemui, Kamis (4/11/2021).

Lebih lanjut, dikatakannya kebun Pusdiklat Creative Farm sudah melakukan beberapa pengembangan tanaman hortikultura, seperti alpukat jambu kristal, kelengkeng, durian, dan jeruk.

"Untuk menghasilkan tanaman buah yang bagus dibutuhkan ilmu tani titen dan telaten, misalnya penyebabnya apa, penyakitnya, proses menyiangi, waktu panen, serta telaten dalam prosesnya," jelasnya.

Dengan beberapa penelitian yang dikembangkan, buah lokal yang dihasilkan di kebun Creative Farm termasuk buah dengan kualitas bagus atau grade A.

Selain itu, keberhasilan produktifitas tanaman juga harus mengutamakan kualitas, kuantitas dan kontinuitas.

"Alhamdulillah buah dari hasil panen kami termasuk dalam kualitas yang bagus atau grade, ini sudah kami jual di pasar sekitar, juga setiap seminggu sekali kami kirim ke Kalimantan," ujarnya.

Pihaknya pun memberikan pilihan paket wisata bagi pengunjung.

Baca juga: Longsor di Windunegara Banyumas, Aksesnya Jalan Raya Ajibarang-Wangon Nyaris Terputus

Baca juga: Januari-Oktober 2021, Bea Cukai Kudus Ungkap 78 Kasus Rokok Ilegal

Dengan Rp 65 Ribu, pengunjung dapat menikmati wisata petik buah lengkap dengan membawa oleh-oleh.

"Biasanya waktu libur, banyak pelajar yang datang untuk belajar berkebun," pungkasnya.(din)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved