Berita Semarang
Kisah Sukses Haryanto Halim Pengusaha Semarang Ekspansi Bisnis di Masa Pandemi
Di era moderen seperti sekarang ini, menjalankan bisnis tidak hanya diperlukan adanya inovasi.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di era moderen seperti sekarang ini, menjalankan bisnis tidak hanya diperlukan adanya inovasi.
Lebih dari itu, bisnis juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar agar tetap bisa bertahan di tengah perubahan yang terjadi.
Hal itulah yang menjadi salah satu kunci bagi Haryanto Halim, pemilik PT Marimas Putera Kencana dalam menjalankan bisnisnya.
Haryanto Halim, pengusaha Asal Semarang tersebut hingga saat ini mampu mempertahankan usaha produk serbuk minuman rasa buah dengan brand Marimas itu.
Tidak hanya itu, bahkan di tengah pandemi ini ia juga sukses bisnis di bidang usaha makanan dan minuman, yakni Posin Bakery and Cafe yang terletak di jalan Menteri Supeno Semarang.
"Bakery and cafe ini cafe baru imperial, karena ada kesempatan kami siap. Kalau dulu yang tahu oma-oma dan tante-tante saja, sekarang kita sesuaikan. Ternyata style-nya cocok di tengah pandemi ini."
"Memang, kita harus tetap berinovasi karena sudah menjadi bagian dari bisnis. Namun, hal itu juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
Apalagi sekarang konsumen semakin dimanjakan dengan berbagai kreasi," ujarnya saat bincang santai bersama Harry Xiao, Bussiness Coach dalam acara Amaya Talk di kanal YouTube Tribun Jateng, kemarin.
Haryanto melanjutkan, kebutuhan konsumen yang terus berubah dari waktu ke waktu juga mendorongnya untuk melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang ada.
Terutama dalam pemasaran produk.
Dikatakan, ekspansi pemasaran juga perlu dilakukan di tengah masifnya penggunaan media sosial saat ini.
"Beriklan itu sangat penting. Dulu tahun 1997, saya memutuskan beriklan di televisi.
Saya ingat saat itu omzet sekitar Rp 300 jutaan perbulan, tapi harus teken kontrak 600 juta. Buat saya itu taruhan yang cukup besar sekali, tapi kemudian saya berpikir bahwa brand terkenal pun masih beriklan.
Sekarang ini media sosial juga berpengaruh sekali, kita mulai menyadari efektivitasnya baik melalui media sosial ataupun website. Saya melihat ini menjadi sarana cukup efektif untuk personal branding," imbuhnya. (idy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/haryanto-halim-berbagi-kisah-bisnis-dalamacara-amaya-talk-di-kanal-youtube-tribun-jateng.jpg)