Breaking News:

Berita Purwokerto

My-Zeo, Alat Pengolah Limbah Batik Karya Mahasiswa Unsoed Ukir Prestasi Ajang Internasional di Turki

Empat orang mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengukir prestasi di kompetisi internasional di Turki.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Keempat mahasiswa itu terdiri atas Putri Ramadani (21) Yasinta Nida Arroyan (21), Wafa Nur Azizah, (21) dari Fakultas Biologi dan Febriansyah Dwi Putra (23) dari Fakultas Teknik bersama dengan Pembimbing Dr. Ratna Stia Dewi, S.Si, MSc, saat menunjukan alat MY-ZEO : Mycoremediation and Zeolit Filter with Sensor for Textile and Batik Wastewater Treatment', di Laboratorium Mikro, Fakultas Biologi, Unsoed, Kamis (4/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Empat orang mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mengukir prestasi di kompetisi internasional '6th Istanbul International Inventions Fair’21'.

Keempat mahasiswa itu terdiri atas Putri Ramadani (21), Yasinta Nida Arroyan (21), Wafa Nur Azizah (21) dari Fakultas Biologi dan Febriansyah Dwi Putra (23) dari Fakultas Teknik dengan Pembimbing Dr. Ratna Stia Dewi, S.Si, MSc. 

Mereka sukses meraih best invention medal dan best International award dengan alat 'MY-ZEO : Mycoremediation and Zeolit Filter with Sensor for Textile and Batik Wastewater Treatment'.  

Baca juga: Supermarket Mitra10 Penyedia Bahan Bangunan Terlengkap Buka di Kota Tegal, Banyak Promo Menarik

Baca juga: Video Ganjar Ingin Jepara Jadi Pusat Tempat Belajar Furniture dan Seni Ukir

MY-ZEO merupakan produk inovasi berupa alat pengolah limbah khususnya limbah pewarna tekstil dan batik berbasis mikroorganisme jamur.

Cara kerjanya, pertama limbah batik dimasukan kedalam alat filtrasi menggunakan zeroid dan pasir aktif. 

Selanjutnya limbah itu akan dipompa ke bak khusus yang akan diproses menggunakan proses biologis yaitu menggunakan enzim dari jamur.

Selagi diproses secara biologis kemudian, limbah itu akan diaduk selama kurang lebih 12-24 jam. 

Kompetisi internasional '6th Istanbul International Inventions Fair’21' diikuti oleh berbagai kampus ternama dari berbagai negara termasuk kampus-kampus dari Indonesia ini dilaksanakan pada 21-26 September 2021 lalu.  

Secara sederhana alat itu dirancang menggunakan bahan biologis berupa tekno biologi mikroorganisme jamur dan bahan alam sebagai filtrasi yang digerakkan dengan menggunakan motor listrik. 

MY-ZEO dapat memulihkan kandungan bahan pencemar lingkungan dalam air limbah batik menjadi lebih ramah lingkungan. 

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Kendal Geram Dikabari 2 Sekolah Rencana Study Tour

Baca juga: Lima Pemain PSIS Semarang Ini Dipastikan Tidak Bisa Ikut Lawan Borneo FC

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved