Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang Segera Pasang Barcode Aplikasi Peduli Lindungi di Fasilitas Umum

Pemerintah Kabupaten Batang terus melakukan perluasan cakupan aplikasi Peduli Lindungi.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Sejumlah warga mengunjungi wisata kuliner Minggon Jatinan, Minggu (24/10/2021) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus melakukan perluasan cakupan aplikasi Peduli Lindungi sebagai upaya untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan wilayah yang akan dipasang barcode Peduli Lindungi di beberapa fasilitas umum maupun obyek wisata.

Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi tentang titik-titik potensial sarana publik yang perlu dipasang barcode Peduli Lindungi.

“Yang sudah dipasang barcode di Hutan Kota Rajawali yang merupakan pusat wisata kuliner warga Batang dan lapangan Dracik Kampus (dalam proses), karena salah satu lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Popda) yakni untuk Cabang Olahraga basket dan petanque,” tuturnya, Kamis (4/11/2021).

Triyossy memastikan seluruh instansi Pemda, kelurahan hingga kantor desa pasti ada. 

Saat ini Diskominfo masih melakukan pendekatan secara persuasif kepada pmilik rumah makan dan kafe, agar bersedia melakukan pemasangan barcode Peduli Lindungi.

“Pemilik kafe atau obyek wisata milik swasta harus memiliki kesadaran, bahwa pemasangan barcode Peduli Lindungi demi mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Pemda memberikan dua pilihan, yakni memasang secara mandiri dan melalui Diskominfo. 

“Kedua-duanya tidak dipungut biaya, sepanjang mereka memiliki tenaga teknologi informasi yang bisa mendaftarkan secara online ke Kemenkes, yang pasti kami siap memfasilitasi, bagi mereka yang tidak mampu karena keterbatasan tenaga,” jelasnya.

Ia mengharapkan, masyarakat memiliki kesadaran karena salah satu pencegahan Covid-19 melalui pemanfaatan barcode tersebut.

“Untuk masyarakat yang kebetulan tidak membawa (punya) gawai, mereka bisa menggantinya dengan menunjukkan kartu atau yang berbentuk kertas vaksin, sehingga aman saat berada di sarana publik,” imbuhnya.

Kepala Disparpora Batang Yarsono mengatakan beberapa obyek wisata yang belum memasang terpasang barcode Peduli Lindungi rata-rata karema masih terkendala jaringan internet. 

Maka pihak Diskominfo terus berkoordinasi agar destinasi wisata maupun sarana publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat segera terkoneksi dengan internet.

“Di Pantai Ujungnegoro itu kan belum ada sinyal internet, kalau di Pantai Sigandu dan Kembang Langit sudah terpasang, kami perlu difasilitasi oleh Diskominfo agar destinasi wisata yang berada di bawah naungan Disparpora segera dipasang barcode Peduli Lindungi,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved