Breaking News:

Berita Sragen

100 Pedagang Nimas Dapat Bantuan Modal dari Baznas Sragen Rp 150 Juta

Sebanyak 100 pelaku UKM di Kabupaten Sragen terima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sragen senilai Rp 150 juta.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
UKM Night Market Sukowati (Nimas) menerima bantuan modal usaha dari BAZNAS Sragen senilai Rp 150 Juta di ruang rapat Bupati Sragen, Jumat (5/11/2021). 

"Penerimanya tentu berbeda-beda, karena UKM merupakan salah satu penyangga ekonomi, harapannya dengan adanya pemberdayaan umat di bidang ekonomi melalui dana ZIS maka akan memperkuat perekonomian masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Nimas, Alfian Prihantoro mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan modal usaha kepada para anggota paguyuban Nimas.

Dia juga mengaku sangat diringankan serta dibantu karena dalam situasi pandemi saat ini memang kondisi sangat sulit bagi pihaknya.

"Pemerintah sangat menjaga supaya garda ekonomi terbawah, teman-teman UMKM, UMK ini tetap terjaga situasi kondisi finansialnya untuk tetap bisa menjalankan usaha," kata Alfian.

Alfian mengaku bantuan ini bisa digunakan untuk modal untuk memulai usaha kembali, setelah libur panjang selama Pandemi Covid-19.

Bayar Angsuran Tenda 

Dia mengaku bantuan ini juga bisa meringankan membayar angsuran tenda untuk Nimas yang para pedagang kredit di BPR Djoko Tingkir.

Alfian melanjutkan para pedagang telah membeli satu tenda untuk Nimas, satu tenda seharga Rp 3 juta.

Pembelian tersebut mereka kreditkan di BPR Djoko Tingkir.

Setiap bulan mereka membayar angsuran Rp 295 selama tiga tahun.

Baca juga: Danu Mulai Terbuka Soal Pembunuhan di Subang, Ini Katanya saat Disuruh Oknum Banpol Kuras Bak Mandi

Baca juga: Sentra Valsinasi Serviam (SVS) Gelar Vaksinasi di Kampoeng Kopi Banaran Kabupaten Semarang

"Nimas sendiri banyak jenis dagangannya mulai dari kuliner, kerajinan, makanan kemasan, taman bunga, fashion dan lainnya jadi usahanya bervariasi," katanya.

Namun sejak diberlakukannya PPKM Level Nimas yang diselenggarakan di Jalan Sukowati akhirnya ditutup dan para pedagang berusaha mencari lapaknya sendiri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved